Ibu Korban Berharap Kerusuhan Mei 1998 Jangan Pernah Terulang Kembali

Senin, 13 Mei 2019 14:09 Reporter : Hari Ariyanti
Ibu Korban Berharap Kerusuhan Mei 1998 Jangan Pernah Terulang Kembali Ibu Agung Tripurnawan. ©2019 Merdeka.com/Hari Ariyanti

Merdeka.com - Sejak pagi, dengan kostum serba hitam, Murni mendatangi Citra Plaza Klender, Jakarta Timur. Dulu mal ini bernama Mal Yogya dan menjadi salah satu lokasi kerusuhan Mei 1998 di mana menimbulkan ratusan korban.

Saat transisi masa orde baru ke reformasi, terjadi kerusuhan di sejumlah tempat di Jakarta, salah satunya mal itu yang diduga sengaja dibakar. Banyak orang terjebak di dalamnya, salah satunya Agung Tripurnawan.

Agung adalah anak ketiga dari Murni. Saat itu, Agung masih kelas tiga SMP. Saat upacara tabur bunga digelar para keluarga korban kerusuhan Mei 1998 di dalam area mal, Murni terus memanjatkan doa untuk anaknya dan para korban lainnya. Sesekali ia mengusap matanya yang tak kuasa menahan tangis mengenang 21 tahun kepergian anaknya dengan cara yang mengenaskan.

"Saya enggak niat pengin nangis, enggak," ujarnya, di Mal Klender, Jakarta Timur, Senin (13/5).

Murni menceritakan saat tragedi itu terjadi, Agung minta izin pergi meminjam buku. Dia tak tahu anaknya terjebak di dalam mal yang terbakar tersebut.

"Dia pamitan pinjam buku. Enggak tahu kalau dia ke sini (Mal Klender). Saya dikasih tahu, 'Mak, saya mau pinjam buku sebentar.' Saya lagi mandi waktu itu," ceritanya.

Peristiwa kebakaran itu terjadi pada sore hari. Murni melihat asap membubung karena lokasi mal tak terlalu jauh dari rumahnya. Waktu itu dia belum tahu anaknya berada di dalamnya. Murni kemudian mendapat kabar dari teman anaknya bahwa Agung terjebak di dalam mal.

"Temannya bilang terjebak, lagi main-mainan di atas," kenangnya sembari berurai air mata.

Murni mengenang Agung sebagai anak yang sangat sayang dan pengertian terhadap empat orang adiknya. Sebelum hari nahas itu, Agung berkelakar bahwa pada esok hari banyak kawan dan gurunya yang akan datang ke rumahnya karena 14 Mei itu bertepatan dengan hari ulang tahunnya. Dia pun meminta Murni menyiapkan air minum.

Murni berharap, tragedi yang menimpa anaknya dan para korban lainnya tak akan menimpa keluarga lainnya. Dia berharap, tak ada lagi tragedi serupa yang terjadi di negeri ini.

"Jangan sampai terulang kembali," pungkasnya.

[lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini