Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ibu 3 anak tewas tertembak peluru nyasar saat polisi tangkap begal

Ibu 3 anak tewas tertembak peluru nyasar saat polisi tangkap begal Ilustrasi Mayat. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang ibu rumah tangga, Tintin (35) warga Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, tewas tertembus timah panas. Peristiwa nahas itu terjadi saat sejumlah anggota kepolisian mengejar begal.

Berdasarkan informasi, saat kejadian korban sedang mengambil jamur di sawah sekitar pukul 05.30 WIB di Desa Mekar Sari, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandelang. Tiba-tiba terdengar suara tembakan sebanyak lima kali dari arah jalan yang berjarak sekitar 100 meter dari korban.

Korban langsung tersungkur dengan luka di bagian lengan tembus ke rusuk kanan. Ibu rumah beranak tiga tersebut tewas seketika di lokasi.

"Ada penangkapan begal, dan sawah posisinya dekat dengan jalan raya," kata Mamad Ali Huseuin, kerabat korban.

Diduga polisi tersebut merupakan dari Jakarta yang tengah mengejar pelaku begal di Panimbang. "Kalau berdasarkan informasi, anggota dari Jakarta kabar burungnya. Adalah informasi, saya ga bisa mengucapkan dari mana. Kita tunggu hasil autopsi, terus kita bisa tahu proyektil dari mana," kata Mamad Ali Huseuin.

Kini jenazah korban masih diautopsi di rumah rumah sakit Daerah serang. "Masih diautopsi. Luka di lengan tembus ke payudara atau rusuk," kata Mamad.

Sejumlah anggota kepolisian dan warga terlihat keluar masuk ruang jenazah. Sementara itu pihak kepolisian setempat belum dapat dikonfirmasi perihal kejadian ini. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP