HUT RI ke-73, pegiat wisata Purbalingga gelar upacara di dalam goa
Merdeka.com - Goa Lawa Purbalingga (Golaga) bakal jadi tempat istimewa memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Kabupaten Purbalingga. Di dalam goa, pegiat wisata akan menggelar upacara pengibaran bendera merah putih pada Jumat (17/8). Upacara ini diklaim merupakan satu-satunya peringatan HUT RI di dalam goa yang dikonsep artistik dan unik.
Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Purbalingga, Prayitno mengatakan upacara akan dilaksanakan di salah satu ruang di dalam goa yang disebut dengan Balai Pertemuan Agung. Ruangan dalam goa itu semula berupa lumpur. Tapi kini sudah dibersihkan serta ditata artistik dengan nuansa lampu yang apik.
"Ruangan itu mampu menampung 500 orang," kata Prayitno, Kamis (16/8).
Meski mampu menampung 500 orang, namun peserta upacara di dalam goa nantinya dibatasi sekitar 200 orang. Peserta upacara terdiri dari karyawan Golaga, pegiat wisata Desa Siwarak, Kecamatan Karangreja yang tergabung dalam Kelompok Sadar wisata (Pokdarwis), para pedagang, perangkat Pemerintah Desa Siwarak dan masyarakat sekitar goa. Tidak menutup kemungkinan, upacara juga akan diikuti oleh pengunjung yang tengah berwisata.
"Intinya, kami ingin merayakan peringatan kemerdekaan RI sembari bersyukur dengan menggelar upacara didalam goa," ujar Prayitno.
Untuk mempersiapkan pelaksanaan upacara itu, pihak Dinporapar Purbalingga bersama manajemen PD (Perusahaan Daerah) Owabong mengundang anggota Koramil Karangreja untuk melatih tata upacara sesuai dengan ketentuan resmi. Persiapan upacara di dalam goa ini juga telah dilakukan sejak awal Agustus 2018.
Prayitno menambahkan, di Golaga pihaknya akan memperingati event tertentu sebagai upaya untuk lebih mempromosikan daya tarik Golaga yang kini telah berbenah. Setiap moment akan dimanfaatkan sebagai ajang promosi Golaga.
Sementara itu, pegiat wisata dari Desa Siwarak, Kecamatan Karangreja, Partomo mengatakan, dalam upacara itu peserta dari pegiat wisata akan berbusana ala pejuang. Tak ketinggalan mereka juga akan membawa bambu runcing.
"Kami warga masyarakat di sekitar Golaga sangat mendukung kegiatan yang bermuara untuk promosi wisata Golaga. Karena dengan meningkatnya kunjungan wisatawan maka perekonomian masyarakat di sekitar Golaga juga ikut terangkat," kata Partomo.
(mdk/rzk)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya