Hentikan candaan bergaya banci di televisi!

Jumat, 19 Februari 2016 10:44 Reporter : Didi Syafirdi
Hentikan candaan bergaya banci di televisi! Waria bagi-bagi kondom. ©2015 merdeka.com/darmadi sasongko

Merdeka.com - Penetapan tersangka artis Saipul Jamil (SJ) oleh kepolisian terkait kasus pencabulan menunjukan homoseksual ancaman nyata bagi anak. Saipul memaksa remaja pria berinisial DS memenuhi hasrat seksualnya.

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Asrorun Niam Sholeh menilai kasus ini menunjukan jika aktivitas seks menyimpang dibiarkan, akan sangat berbahaya dan kelompok sosial yang paling rentan menjadi korban adalah anak-anak.

"Jika benar, kasus SJ ini adalah bukti aktivitas seks menyimpang menjadi ancaman yang sangat nyata bagi anak-anak Indonesia," ujar Niam dalam rilisnya, Jumat (19/2).

Lebih lanjut, pria yang dulunya adalah aktivis mahasiswa 98 ini menambahkan
publik figur seperti Saipul seharusnya memberi teladan yang baik. KPAI pun sangat menyayangkan Saipul melakukan tindakan melawan hukum.

Menurutnya, sesuai dengan UU Perlindungan Anak, siapa pun yang melakukan pencabulan atau kekerasan seksual dengan anak-anak, maka hukuman maksimal adalah 15 tahun penjara.

"KPAI mendorong kepolisian untuk menghukum pelaku dengan hukuman maksimal agar ada efek jera," tegasnya.

Niam juga mendesak ada upaya rehabilitasi untuk memulihkan korban. Rehabilitasi perlu dilakukan agar korban tidak memiliki kecenderungan orientasi seks menyimpang di kemudian hari.

KPAI secara khusus berkoordinasi dengan kepolisian untuk penanganan kasus ini, dengan merujuk UU No 34 tahun 2014 jo UU 23 tahun 2003 tentang Perlindungan Anak.

"Kita juga mendesak stasiun televisi untuk tidak memvisualisasikan perilaku kebanci-bancian, meski untuk bahan candaan dan lawakan. Ini sangat penting agar tidak melahirkan permisivitas terhadap aktivitas sosial menyimpang di kalangan anak-anak," ujarnya.

KPAI pun berharap edukasi terhadap anak-anak terus digalakkan seputar seksualitas sesuai dengan norma kesusilaan dan agama di Indonesia. Hal ini agar perlindungan anak dari perilaku seks menyimpang bisa terus dilakukan. [ian]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini