Hendak Cuci Tangan, Siswa SMA di Mukomuko Malah Tergelincir ke Sungai dan Hanyut
Merdeka.com - Siswa SMA di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, hanyut di daerah aliran sungai Selagan di Kelurahan Koto Jaya, Kecamatan Kota Mukomuko, sing tadi. Siswa kelas II atas nama Jeri Pambudi (16) itu masih dicari.
Jeri anak dari pasangan suami-istri Nopi Suryadi dan Tuti. Mendengar anaknya hanyut, keduanya ikut menyaksikan proses pencarian.
Dikutip dari Antara, Jumat (19/4), saksi menyebut awalnya korban sedang mencuci tangan di sungai bersama adiknya. Lalu tergelincir ke sungai.
Namun saksi lainnya, menyebut korban tergelincir saat mencari udang untuk umpan memancing ikan. Namun ada juga yang menyebut terpeleset saat membuat sampah ke sungai.
Setelah melihat korban berada di sungai, adiknya memberi tahu orang-orang untuk mendapatkan pertolongan. Lima menit kemudian saat adiknya kembali lagi korban sudah tidak terlihat.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mukomuko, Syahrizal, mengatakan tim gabungan Basarnas, TNI dan polisi dibantu oleh warga setempat sampai sekarang masih mencari korban ini.
"Sampai sekarang korban hanyut di sungai ini belum ditemukan. Petugas gabungan sampai sekarang masih terus menyisiri sungai tersebut untuk mencari korban ini," kata Syahrizal.
Sebanyak 11 perahu nelayan Kelurahan Koto Jaya, kapal polisi air dan perahu karet milik Basarnas menyisiri aliran sungai mulai dari tempat kejadian peristiwa korban hanyut hingga ke hilir sungai.
Selain itu, belasan warga Kecamatan Kota Mukomuko berenang dan menyelam di sekitar pinggir aliran sungai tersebut guna mencari korban di sekitar pohon bakau di sungai tersebut.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya