Hendak buang hajat, Sutino hanyut di sungai proyek Bengawan Solo
Merdeka.com - Nahas nasib Sutino Krisnawan (39), warga Dukuh Sugihan, Desa Sugihan, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo. Saat hendak buang hajat dia terpeleset dan jatuh di sungai proyek Bengawan Solo, desa setempat.
Kondisi arus sungai yang deras dan volume air yang dalam akibat hujan sejak Selasa (27/9) sore, membuat korban hanyut dan hilang selama lebih dari 8 jam.

Tim SAR Kab Sukoharjo, PMI, BPBD, Basarnas, Baguna, MDMC, Bakorlak UNS, dan sejumlah relawan dibantu warga lainnya melakukan pencarian sejak siang. Upaya pencarian yang dilakukan mengalami kendala karena kondisi air yang dalam dan deras. Setelah dilakukan berbagai upaya dengan menjaring di beberapa titik, hingga sejauh satu kilo meter ke arah hilir akhirnya membuahkan hasil.
"Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia 200 meter dari titik awal saat jatuh. Ia terpeleset masuk ke aliran air. Diduga korban bermaksud untuk buang hajat, namun karena kondisi permukaan tanggul licin akibat hujan, korban terpeleset dan jatuh ke aliran sungai yang sedang pasang," ujar Kabidops SAR Kab Sukoharjo, Muchlis, Rabu (28/9).

Muchlis menerangkan, setelah 7 jam pencarian tim sempat berhenti melakukan pencarian. Setelah dilanjutkan dengan penyisiran manual, jasad korban ditemukan terinjak oleh anggota relawan. Korban selanjutnya diserahkan ke Polsek Bendisari dan Puskesmas untuk dilakukan pemeriksaan.
"Jenazah korban sudah dibawa ke Puskesmas untuk dilakukan autopsi dan selanjutnya diserahkan ke keluarga," pungkasnya. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya