Hasil Autopsi Ulang Jenazah Brigadir J Diumumkan Pekan Depan

Rabu, 17 Agustus 2022 09:21 Reporter : Bachtiarudin Alam
Hasil Autopsi Ulang Jenazah Brigadir J Diumumkan Pekan Depan Kebersamaan Brigadir J dengan Irjen Ferdy Sambo. Facebook Roslin Emika ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Tim Forensik Gabungan menyatakan telah selesai melakukan pemeriksaan terhadap sampel dari hasil autopsi ulang Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

"Proses pemeriksaan sudah selesai," kata Ade Firmansyah Sugiharto selaku Ketua Tim Forensik dari Dokter RSCM saat dikonfirmasi, Rabu (17/8).

Ade mengatakan, Tim Forensik Gabungan akan menyerahkan hasil pemeriksaan sampel autopsi ulang Brigadir J kepada Tim Khusus Polri pekan depan. Proses penyerahan akan dilanjutkan dengan pengumuman hasil autopsi.

"Insya Allah minggu depan hasilnya akan kami serahkan ke Bareskrim," ujar Ade.

Dia enggan memberikan komentar lebih lanjut terkait hasil pemeriksaan sampel dari hasil autopsi ulang Brigadir J. Ade menyatakan seluruh hasil autopsi ulang akan disampaikan dalam keterangan resmi.

"Nanti kami akan sampaikan setelah hasilnya kami berikan ke Bareskrim ya," kata Ade.

2 dari 2 halaman

Sebelumnya, Tim Forensik melangsungkan proses pemeriksaan terhadap sampel yang telah diambil dari jasad Brigadir J. Hal itu sebagai bagian dari proses autopsi ulang guna menjawab sejumlah kejanggalan kematian Brigadir J yang ditemukan keluarga.

Ade Firmansyah Sugiharto selaku Ketua Tim Forensik dari Dokter RSCM menjelaskan, saat ini tahapan autopsi ulang telah sampai pada penelitian bahan 45 slide mikroskopik yang didapat dari 20 sampel.

"Jadi, gini kalau tahapannya itu abis kita ambil sampel, itu kan ini diproses. Dari 20 an sampel yang kita ambil dari tubuh jenazah almarhum, jadi awal ini kita proses sudah jadi 45 slide," kata Ade saat dihubungi merdeka.com, Senin (1/ 8).

Pada proses yang membutuhkan waktu sekitar delapan minggu atau dua bulan ini, tim meneliti jaringan pada tiap slide mikroskopik menggunakan alat mikroskop. "Slide mikroskopik. Jadi dari jaringan, jaringan diproses terus jadi slide mikroskopik, nanti diperiksa di bawah mikroskop," ucap Ade.

Dengan memakai alat untuk melihat sel jaringan tersebut, tim akan meneliti setiap slide yang sudah diambil dari sampel Jenazah Brigadir J. "Kalau slide kurang pas, kita akan minta potong dari jaringan dan kita bisa minta diproses jadi slide lagi lalu kita periksa lagi. Ini ada 45 slide," sebutnya.

Apabila slide yang diambil kurang tepat, maka proses tersebut akan diulang dengan memotong sampel yang lainnya, guna mendapatkan slide mikroskopik lagi.

"Nah, kita perlu motong lagi, kita proses lagi pasti akan nambah lagi. Nah itulah yang dua sampai empat minggu butuh waktu pemrosesan itu karena itu.Banyak yang harus kita periksa," tambah dia.

Apabila hasil pengamatan slide telah diidentifikasi, maka Tim Forensik bakal mencocokkan temuan tersebut dengan catatan maupun foto hasil autopsi yang telah dilakukan sebelumnya.

"Jadi setelah ini kita periksa, kita akan cocokkan dengan foto dan catatan kita. Nanti kita lihat lagi, periksa lagi. Kalau misalnya sampel yang sudah jadi slide ternyata ga representatif, harus kita proses lagi, gitu," ujarnya. [tin]

Baca juga:
Desak Kasus Brigadir J Dituntaskan, Mahasiswa Jambi Bakar 770 Batang Lilin
Deolipa Yumara Laporkan Pengacara Baru Bharada E ke Polres Jaksel, Ini Alasannya
Pujian Terakhir Istri Ferdy Sambo ke Brigadir J
Wakil Ketua MKD Usul Tolak Laporan Sahabat Mahfud: Bambang Wuryanto Berhak Bicara

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini