Hadiri peresmian Kampung Inggris eks lokalisasi Dolly, Ini kata Puti

Selasa, 29 Mei 2018 00:06 Reporter : Bruriy Susanto
Puti berkunjung di kawasan eks-lokalsasi dolly. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Perubahan terus terjadi di tempat eks lokalisasi Dolly-Njarak. Eks lokalisasi terbesar di Asia Tenggera ini sekarang menjadikan ramah bagi masyarakat sekitar. Bahkan, sekarang banyak masyarakat sekitar tumbuh berkembang.

Salah satu perkembangan tersebut ada usaha ekonomi kreatif dengan menjadikan eks lokalisasi tersebut wisata edukasi yakni menjadi kampung inggris.

Dengan diberi nama julukan kampung 'Putat Jaya English Village' yang di dalamnya meliputi English, education, art and fun.

Peresmian tersebut dihadiri Calon Wakil Gubernur Puti Guntur Soekarno didampingi Ketua DPC PDIP Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana yang juga menjabat Wakil Wali Kota Surabaya.

Acaranya dipusatkan di depan Taman Bacaan Balai RW XII Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan. Karena banyak yang hadir, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Cahyo, Kurator Kampung Inggris Putat Jaya menyampaikan, diskusi yang dilakukannya dalam rangka menggerakan pertumbuhan ekonomi kerakyatan dan perubahan sosial.

Dari situ, dia langsung mempertanyakan pada Puti Guntur yang maju sebagai calon Wakil Gubernur Jawa Timur, ke depannya apa yang bisa diberikan ke tengah masyarakat, khususnya di sekitar eks lokolisasi Dolly-Njarak.

Hal itu menjadi diskusi menarik bagi Puti. Ia akan memberikan kebebasan, supaya bisa berkreativitas.

"Saya tidak mau mencampuri kreativitasnya. Tapi, saya akan memberikan penguatan dan fasilitas untuk menunjang Kampung Inggris. Kalau saya ikut cawe-cawe kreativitas teman-teman pasti tidak jalan nanti. Saya akan mendampingi bukan mengatur dan memberikan ruang seluas-luasnya disini," kata Puti sembari tepuk tangan aplaus dari ratusan warga Dolly.

Kampung Inggris, menurut Mbak Puti, dari segi pendidikan sangat baik. Sebab, bahasa Inggris ini menjadi bahasa dunia, dan generasi muda diharapkan bisa msnguasai.

"Saya percaya akan mendatangkan banyak turis lokal maupun mancanegara. Kalau bisa dikembangkan dengan baik, akan timbul pemberdayaan masyarakat lewat UMKM. Ini berkaitan dengan pariwisata juga nantinya," terangnya.

Keberadaan Kampung Inggris ini dikatakan Mbak Puti, telah sejalan dengan program yang telah dirancang bersama Gus Ipul untuk Jawa Timur. Program tersebut adalah Dik Dilan, Superstar dan Seribu Dewi.

"Kalau kampung inggris ini menjadi ikon di kota Surabaya saya rasa ini menjadi salah satu project dan penguatan bidang ekonomi kreatif," imbuhnya.

Sementara, Whisnu Sakti Buana menyatakan bahwa masyarakat Putat Jaya masih bisa hidup secara mandiri. Oleh karena itu, pihaknya akan diberikan suport.

"Mbak puti sangat berkomitmen juga tentang pendidikan. Kita pastikan SMA/SMK gratis lagi di Surabaya jika mbak Puti jadi wagub Jatim," ujarnya. [hhw]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini