Habib Rizieq Sebut Ada yang Sengaja Foto Dirinya & Polisi Saudi Lalu Diviralkan di RI

Jumat, 9 November 2018 23:25 Reporter : Merdeka
Video Habib Rizieq. ©Youtube

Merdeka.com - Habib Rizieq Syihab angkat bicara soal peristiwa terpasangnya bendera ISIS di tembok rumahnya di Arab Saudi yang membuatnya diperiksa kepolisian Saudi. Rizieq membenarkan adanya benda tersebut di dinding rumahnya.

Namun, dia menegaskan poster dari plastik itu bukan dirinya yang memasang. Dia juga menyatakan menjadi korban dan tak tahu menahu soal poster tersebut. Dia juga membantah ditangkap kepolisian Saudi atas peristiwa itu.

Dia mengaku diminta datang ke kantor polisi untuk dimintai keterangan. Setelah selesai memberi keterangan, Rizieq mengaku keesokan harinya kembali dipanggil kepolisian Saudi.

"Semula saya pikir ini ada pemeriksaan lanjutan. Saya kembali besok siang dan didampingi dari KJRI," katanya dalam video yang ditayangkan di Youtube Front TV, Jumat (9/11).

"Begitu sampai di sana ternyata enggak ada pemeriksaan lanjutan, kasus saya sudah selesai, karena saya jadi korban," lanjutnya.

Menurutnya, pihak kepolisian Saudi justru memintanya melaporkan peristiwa poster berlogo ISIS tersebut. Sebab, ada hal yang membuat kepolisian Saudi tersinggung.

"Karena ada hal yang membuat mereka tersinggung dimana ada seseorang yang meletakkan poster di tembok rumah saya kemudian memfotonya, kemudian mereka diduga bersembunyi di salah satu gedung di sekitar rumah kami. Kemudian saat saya berdialog dengan pihak kepolisian mereka mengambil gambar dengan kamera jarak jauh dan sangat fokus sekali, kemudian foto tersebut disebarkan di Indonesia, disebarkan di TV".

"Ini membuat kepolisian Saudi Arabia sangat marah, mereka tersinggung dan kecewa, karena menurut mereka apa yg dilakukan kepada saya hanya rutinitas biasa, ada poster dipasang di sebuah rumah kemudian dipanggil penghuni rumah itu merupakan rutinitas standar kepolisian Saudi Arabia, karena poster apapun enggak boleh dipasang di rumah-rumah di Saudi," katanya.

Dia kembali menyatakan hal yang membuat kepolisian Saudi marah dan kecewa adalah penyebarluasan foto secara masif di Indonesia saat dirinya berbicara dengan aparat kepolisian Saudi di luar rumah.

"Yakni ada seorang perwira dari kepolisian sedang menanyai saya di tengah jalan dan itu jadi viral," katanya.

"Saya setuju saya sepakat saya buat laporan dan mereka senang kita kerjasama dengan baik dan kemudian dari laporan yang kita buat polisi Saudi akan mengejar mereka," katanya. [dan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini