Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas

Sunarta menerangkan dari data PGM Merapi diketahui jika awan panas guguran ini terjadi selama 215 detik. Durasi ini menjadi durasi terlama dibandingkan luncuran awan panas yang sebelumnya.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas
Gunung Merapi. ©Reuters

Kepala Pos Pengamatan Gunung Merapi (PGM), Sunarta mengatakan, terjadi luncurkan awan panas pada Kamis (7/2). Luncuran awan panas ini terjadi pada pukul 18.28 WIB.

Dia menerangkan luncuran awan panas ini terpantau dari rekaman CCTV di puncak Gunung Merapi.

"Terpantau dari rekaman CCTV puncak terjadi awan panas guguran. Awan panas guguran ini mengarah ke Kali Gendol dengan jarak luncur 2 kilometer. Terjadi pada pukul 18.28 WIB," kata Sunarta saat dihubungi, Kamis (7/2).

Sunarta menerangkan dari data PGM Merapi diketahui jika awan panas guguran ini terjadi selama 215 detik. Durasi ini menjadi durasi terlama dibandingkan luncuran awan panas yang sebelumnya.

Dia pun menyebut jika jarak luncuran awan panas kali ini pun menjadi yang terjauh dibandingkan yang sebelumnya.

Sunarta meminta kepada masyarakat agar tetap tenang. Masyarakat pun diimbau Sunarta agar jangan panik dan tetap waspada.

"Masih aman. Radius bahaya masih 3 kilometer dari puncak Gunung Merapi. Status Gunung Merapi masih waspada. Masyarakat tidak perlu panik dan tetap waspada," tutupnya.

Rekomendasi