Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi, Aktivitas Penerbangan di Maumere Dihentikan

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki yang terjadi di Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, NTT, mengganggu operasional penerbangan.

Ola Keda
Oleh Ola Keda - Reporter
Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi, Aktivitas Penerbangan di Maumere Dihentikan
Bandara Frans Seda Maumere. (Liputan6.com/ Ola Keda) (© 2025 Liputan6.com)

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki yang terletak di Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, NTT, berdampak signifikan terhadap operasional penerbangan di Bandara Frans Seda Maumere, Kabupaten Sikka.

Penutupan bandara ini berlangsung selama dua hari, yaitu dari hari Sabtu (2/8) hingga Minggu (3/8), sebagai respons terhadap erupsi yang terjadi di Gunung Lewotobi Laki-Laki.

"Bandara Frans Seda ditutup sementara tanggal 2 dan 3 Agustus 2025," kata Kepala Bandara Maumere, Partahian Panjaitan, dalam pernyataannya kepada Liputan6.com pada hari Minggu (3/8).

Penutupan tersebut mengakibatkan beberapa rute penerbangan dibatalkan, termasuk penerbangan Wings Air dari Maumere ke Kupang dan Nam Air dari Kupang ke Maumere.

"Dua penerbangan dicancel sampai hari ini," tambahnya.

Di sisi lain, Bandara Gewayantana Larantuka tetap beroperasi seperti biasa meskipun erupsi terjadi semalam.

"Penerbangan di bandara Gewantana normal," ungkap Kepala Bandara Gewayantana Larantuka, Puguh Lukito.

Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ada gangguan di Bandara Frans Seda, layanan di bandara lain tetap berjalan tanpa masalah.

Sekolah diliburkan

Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (PKO) Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, telah menetapkan kebijakan pembelajaran dari rumah (BDR) untuk siswa yang berada di jenjang PAUD, TK, SD, dan SLTP di daerah yang terpengaruh abu vulkanik Gunung Lewotobi Laki-Laki.

Kebijakan ini mulai diterapkan pada hari Sabtu, 2 Agustus 2025, sebagai langkah pencegahan terhadap masalah kesehatan yang mungkin timbul akibat erupsi yang masih berlangsung.

Keputusan mengenai BDR tersebut tercantum dalam Surat Edaran Nomor: PKO. 05/SE/VIII/2025 yang dikeluarkan oleh Dinas PKO Kabupaten Sikka.

Surat edaran ini merupakan tindak lanjut dari Surat Imbauan Bupati Sikka Nomor: Kominfo 500.14/44/VIII/2025 yang dikeluarkan pada tanggal yang sama, berkaitan dengan peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-Laki.

Kepala Dinas PKO Kabupaten Sikka, Germanus Goleng, menjelaskan bahwa keputusan ini diambil berdasarkan situasi terkini, di mana hujan abu masih berlangsung dan bau belerang terasa menyengat.

"Kondisi ini berpotensi mengganggu kesehatan peserta didik dan menghambat proses belajar mengajar," ungkap Germanus.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihaknya segera mengambil langkah dengan menerapkan pembelajaran dari rumah. Kebijakan ini berlaku untuk seluruh satuan pendidikan dari jenjang PAUD hingga SLTP yang berada di wilayah yang terpapar abu vulkanik.

Rekomendasi