Gubernur Bali: Coblos Satu Kali, Kalau Lebih dari Satu Tidak Sah

Rabu, 27 Februari 2019 21:33 Reporter : Moh. Kadafi
Gubernur Bali: Coblos Satu Kali, Kalau Lebih dari Satu Tidak Sah wayan koster. ©2019 Merdeka.com/moh kadafi

Merdeka.com - Gubernur Bali I Wayan Koster membuka resmi Pembukaan Persidangan Sinode Tahunan (PST) dan Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat (GPIB) tahun 2019, dengan pemukulan gong sebanyak satu kali, bertempat Ballroom Harris Hotel & Residence, Sunset Road, Kuta, Bali, Rabu (27/2) Sore.

Menariknya, saat di akhir sambutan Koster di atas panggung mengingatkan kepada para undangan untuk jangan lupa menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu Serentak Pileg dan Pilpres pada 17 April 2019 mendatang dengan mencoblos satu kali saja.

"Apalagi sebentar lagi, kita akan melakukan pemilu serentak 17 April 2019. Dalam pemilu serentak ini, ada pemilu legislatif ada pemilu presiden. Mohon izin saya ketua Partai (PDIP) di Bali, baju saya merah ini. Cuma segitu doang," ujarnya disambut tawa para undangan yang hadir.

Kemudian Koster, melanjutkan sambutannya agar 17 April 2019 mendatang mengajak sanak saudaranya dan keluarga ke Tempat Pemilihan Umum (TPS) untuk menggunakan hak pilihnya dan memilih satu kali saja, kalau dua kali tidak sah.

"Saya mohon sekali kali ini, tangga 17 April 2019 datang ke TPS gunakan hak pilihnya ajak keluarganya semua, gunakan hak pilihnya dengan benar. Bagaimana memilih dengan benar. Milihnya hanya boleh satu kali saja," ujarnya, kembali disambut tawa yang riuh.

"Hanya satu kali saja boleh milihnya, kalau lebih dari satu tidak akan sah. Hanya satu kali boleh milih jangan lebih, kalau lebih nanti tidak sah. Paham maksudnya yah," tambah Koster dengan tersenyum.

Selain itu, Koster juga menyampaikan dalam Pemilu Serentak tahun 2019, makna yang harus diambil adalah mengikuti jalannya demokrasi kedepan dengan baik. Koster juga berharap, Pileg dan Pilpres berjalan dengan lancar, nyaman, aman, damai dan sukses.

"Sukses untuk yang satu itu, satu itu, nggak ada yang lain sudah. Apalagi kalau kita di Bali ini, harga mati," ujar Koster, kembali di sambut tawa yang riuh.

Saat usai membuka acara resmi Persidangan Sinode Tahunan (PST) dan Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat (GPIB) tahun 2019. Gubernur Koster dihadapan media menyerukan dalam Pileg dan Pilpres nanti gunakan hak pilihnya.

"Kita semua menggunakan hak pilihnya, dengan baik ke TPS 17 April 2019 ini dengan menggunakan hak pilih secara benar. Yaitu mencoblosnya cuma satu kali saja. Kalau lebih dari satu kali nyoblosnya salah," ujarnya. [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini