Gibran Minta Muslimat NU Jadi Motor Penggerak Roda Pembangunan
Merdeka.com - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, menghadiri pelantikan Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Solo Raya Masa Khidmat 2021-2026 di Pendapi Gede Balai Kota, Sabtu (23/10). Turut hadir anggota DPR RI Gus Nabil, anggota DPR RI Eva Yuliana, Kapolresta Surakarta, Dandim Surakarta, Kepala Kemenag Surakarta, Ketua PC NU Solo Raya, Ketua Anshor; dan Ketua Fatayat.
Dalam sambutannya, Gibran berharap Muslimat NU agar terus bersinergi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo dalam mensukseskan program pemerintah.
“Terima kasih karena NU telah mendukung berbagai program pemerintah. Izin melaporkan bahwa capaian vaksinasi Kota Solo sudah 125 persen. Silahkan jika ingin melaksanakan kegiatan namun tetap terbatas protokol kesehatan,” katanya.
Gibran menyampaikan harapanya agar Muslimat NU berperan aktif dalam kemajuan bangsa. “Saya berharap Muslimat NU dapat menjadi motor penggerak roda pembangunan dalam memajukan Indonesia. Saya ikut mendorong agar muslimat NU dapat menggerakkan perempuan muslim untuk berkarya bagi bangsa dan negara,” katanya.
Ketua Pimpinan Wilayah Muslimat NU, Ismawati Hafidz bersyukur dalam kondisi pandemi tetap dapat melaksanakan pelantikan Pimpinan Cabang Muslimat NU Solo Raya. Ia berharap usai pelantikan, Muslimat NU dapat melaksanakan kegiatan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.
“Ke depan kegiatan muslimat NU harus menyesuaikan dengan kondisi yang ada. Dengan IT kita dapat melaksanakan kegiatan. Oleh karena itu Muslimat Jawa Tengah sudah menyiapkan aplikasi-aplikasi database yang dapat dimanfaatkan masyarakat,” katanya.
Sementara itu Ketua Panitia, Sulistyastuti menyatakan pelantikan mengambil tema ‘Muslimat sebagai Pioner Perjuangan Tanpa Batas’. Tema tersebut, menurutnya, mengandung pesan agar Muslimat NU dapat berjuang demi masyarakat luas.
“Kiprah Muslimat di masyarakat selalu berjuang sebagai garda terdepan mempertahankan NKRI harga mati,” tutup dia.
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya