GBK Rusuh, pedagang minuman ringan ditemukan tewas
Merdeka.com - Dalam kerusuhan akibat ulah suporter The Jakmania pada laga Persija FC melawan Sriwijaya FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Awi Setiyono mengatakan bahwa terdapat seorang pedagang minuman yang meninggal dunia.
Namun, Awi mengatakan dari rekannya, pedagang tersebut menderita epilepsi. Meski begitu, polisi masih menyelidiki penyebab kematiannya.
Hal itu dilakukan karena lokasi pedagang yang tewas tersebut berada dekat posisi pembakaran lima sepeda motor di pintu masuk Basket Hall Senayan.
Terkait kerusuhan itu, petugas mengamankan 14 orang suporter guna menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Pusat.
Diketahui, saat pertandingan sepak bola Persija melawan Sriwijaya FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), kerusuhan terjadi akibat ulah suporter Tha Jak mania yang masuk ke lapangan.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Awi Setiyono mengatakan, peristiwa itu terjadi saat gawang Persija kemasukan gol dengan skor unggul 1-0 untuk Sriwijaya FC.
"Setelah Persija kemasukan 0-1 dari Sriwijaya ada salah satu suporter Persija (The Jakmania) masuk lapangan dan memicu temannya memasuki lapangan sehinga pertandingan dihentikan," ujar Awi di Jakarta, Sabtu (25/6).
Para suporter yang diikuti rekan lainnya itu masuk ke tengah lapangan, setelah menjebol pagar sektor 13 dan 14 di SUGBK Jakarta Pusat tersebut. Petugas yang berjaga pun langsung berupaya mengendalikan massa dan menyisir suporter yang berupaya melempar anggota di pintu sektor 8.
Baca juga:
Pelatih Persija ingin beri kado di HUT Jakarta
Persija kebobolan, The Jakmania bikin rusuh di GBK
Rusuh, 19 suporter sesak napas, 5 sepeda motor dibakar
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya