Gagal Jadi Paskibra, Koko Diminta Jadi Penggerek Bendera di Mapolres Labuhanbatu
Merdeka.com - Viralnya video Koko Ardiansyah, siswa SMA yang dicoret dari anggota Paskibra Kabupaten Labuhanbatu, Sumut, mengundang simpati banyak pihak, termasuk Kapolres Labuhan Batu AKBP Frido Sitomorang. Dia menawarkan remaja itu untuk menjadi penggerek bendera di Mapolres Labuhanbatu pada 17 Agustus nanti.
Frido mengundang Koko ke Mapolres Labuhanbatu untuk memastikan kabar yang diterimanya mengenai apa yang dialami Koko. Dia pun memberi semangat setelah mendengar langsung dari remaja itu.
"Saya undang untuk memberi semangat dan motivasi agar tidak larut dalam kesedihan dan saya tawarkan untuk menjadi penggerek bendera pada 17 Agustus di Polres," kata Frido kepada wartawan, Kamis (12/8).
Selain itu, Frido juga menawarkan untuk membiaya uang sekolah Koko selama 1 tahun. Dia mengatakan, perhatian itu sebagai bentuk empati.
Selain itu, Frido juga menceritakan, Koko juga diundang Kemenpora ke Jakarta. Remaja itu bahkan disebutkan berangkat ke Jakarta malam ini juga.
Seperti diberitakan, video Koko Ardiansyah menjadi viral di media sosial setelah gagal menjadi Paskibra Kabupaten Labuhanbatu. Posisinya sebagai cadangan diduga digantikan oleh orang lain, yang ternyata putra pejabat di daerah itu yang gagal seleksi di tingkat provinsi. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya