Penyandang disabilitas menyelesaikan lukisan pada bengkel kerja Unit Karya YPAC di Jakarta Selatan, Selasa (27/2/2024). Bengkel kerja yang sudah berdiri lebih dari 4 tahun ini sudah menghasilkan lebih dari seribu lukisan karya penyandang disabilitas. Merdeka.com/Arie Basuki
Advertisement
Hasil lukisan karya penyandang disabilitas ini dijual melalui pameran serta dipasarkan di media sosial. Merdeka.com/Arie Basuki
Sementara, hasil penjualan lukisan ini digunakan untuk kemandirian ekonomi penyandang disabilitas. Merdeka.com/Arie Basuki
Penyandang disabilitas ditemani seorang mentor saat menyelesaikan lukisan pada bengkel kerja Unit Karya YPAC di Jakarta Selatan, Selasa (27/2/2024). Merdeka.com/Arie Basuki
Sejumlah penyandang disabilitas saat menyelesaikan lukisan pada bengkel kerja Unit Karya YPAC di Jakarta Selatan, Selasa (27/2/2024). Merdeka.com/Arie Basuki
Advertisement
Penyandang disabilitas ditemani seorang mentor saat menyelesaikan lukisan pada bengkel kerja Unit Karya YPAC di Jakarta Selatan, Selasa (27/2/2024). Merdeka.com/Arie Basuki
Sejumlah penyandang disabilitas saat menyelesaikan lukisan pada bengkel kerja Unit Karya YPAC di Jakarta Selatan, Selasa (27/2/2024). Merdeka.com/Arie Basuki
Penyandang disabilitas ditemani seorang mentor saat menyelesaikan lukisan pada bengkel kerja Unit Karya YPAC di Jakarta Selatan, Selasa (27/2/2024). Merdeka.com/Arie Basuki
Advertisement
Penyandang disabilitas menyelesaikan lukisan pada bengkel kerja Unit Karya YPAC di Jakarta Selatan, Selasa (27/2/2024). Merdeka.com/Arie Basuki
Penyandang disabilitas menyelesaikan lukisan pada bengkel kerja Unit Karya YPAC di Jakarta Selatan, Selasa (27/2/2024). Merdeka.com/Arie Basuki
Penyandang disabilitas ditemani seorang mentor saat menyelesaikan lukisan pada bengkel kerja Unit Karya YPAC di Jakarta Selatan, Selasa (27/2/2024). Merdeka.com/Arie Basuki
Advertisement