Fakta Unik Ratu Sirikit, Ibu Suri Thailand yang Mangkat di Usia 93 Tahun Akibat Infeksi Darah
Ibu Suri Thailand, Ratu Sirikit, permaisuri mendiang Raja Bhumibol Adulyadej, telah mangkat pada usia 93 tahun. Simak detail penyebab dan warisannya.
Ibu Suri Thailand, Ratu Sirikit, permaisuri mendiang Raja Bhumibol Adulyadej, dikabarkan telah mangkat pada Jumat malam. Beliau wafat di usia 93 tahun setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit King Chulalongkorn Memorial, Bangkok. Kabar duka ini disampaikan langsung oleh Biro Rumah Tangga Kerajaan Thailand kepada publik.
Menurut pernyataan resmi biro tersebut, "Ratu Sirikit wafat di Rumah Sakit King Chulalongkorn Memorial, Bangkok, pukul 21.21 waktu setempat akibat infeksi darah." Kondisi kesehatan Ibu Suri telah dipantau secara berkelanjutan sejak 7 September 2019. Namun, kondisinya memburuk secara signifikan akibat infeksi darah sejak 17 Oktober 2025.
Merespons kabar duka ini, Raja Maha Vajiralongkorn, putra tunggal Ratu Sirikit, segera memerintahkan persiapan upacara pemakaman. Prosesi akan dilaksanakan dengan penghormatan tertinggi sesuai tradisi kerajaan. Jenazah Ibu Suri akan disemayamkan di Balairung Kerajaan Dusit Maha Prasat di Istana Raja Bangkok.
Perjalanan Hidup dan Warisan Ratu Sirikit
Ratu Sirikit adalah sosok yang sangat dihormati di seantero Thailand, dikenal atas dedikasi dan pengabdiannya kepada negara. Beliau menjadi permaisuri mendiang Raja Bhumibol Adulyadej, yang memerintah Thailand selama puluhan tahun. Kehadirannya selalu menjadi pilar kekuatan bagi monarki Thailand.
Selama masa pemerintahannya sebagai permaisuri, Ratu Sirikit aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan. Banyak proyek pengembangan masyarakat dan pelestarian budaya yang beliau inisiasi. Peran Ibu Suri ini berlanjut hingga suaminya mangkat pada tahun 2016, meninggalkan warisan yang kuat.
Pengaruh Ratu Sirikit tidak hanya terbatas pada lingkup kerajaan, tetapi juga meresap ke hati rakyat Thailand. Beliau diakui sebagai simbol keanggunan, ketahanan, dan kasih sayang. Warisannya akan terus dikenang sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah modern Thailand.
Prosesi Pemakaman dan Masa Berkabung Kerajaan
Sebagai bentuk penghormatan terakhir, Raja Maha Vajiralongkorn telah menginstruksikan Biro Rumah Tangga Kerajaan untuk mengatur upacara pemakaman. Upacara ini akan dilangsungkan dengan segala kemegahan dan tradisi yang melekat pada keluarga kerajaan Thailand. Persiapan telah dimulai untuk memastikan kelancaran prosesi.
Jenazah Ibu Suri Ratu Sirikit akan disemayamkan di Balairung Kerajaan Dusit Maha Prasat. Lokasi ini merupakan tempat sakral yang sering digunakan untuk upacara penting kerajaan. Publik diharapkan dapat memberikan penghormatan terakhir di tempat tersebut dengan tata cara yang telah ditentukan.
Selain itu, Raja Maha Vajiralongkorn juga telah mengumumkan masa berkabung nasional selama satu tahun. Masa berkabung ini berlaku bagi seluruh anggota keluarga kerajaan dan pejabat negara. Pengumuman ini berlaku segera, menandai periode refleksi dan duka cita bagi seluruh negeri.
Sumber: AntaraNews