Fakta Unik: Pemkot Ambon dan Angkasa Pura Kolaborasi Inovatif dalam Pengelolaan Sampah Plastik, Warga Dapat Uang!

Pemkot Ambon bersama Angkasa Pura meluncurkan program inovatif pengelolaan sampah plastik. Tukarkan sampahmu dengan uang tunai dan bantu jaga lingkungan! Bagaimana skema ini bekerja?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Fakta Unik: Pemkot Ambon dan Angkasa Pura Kolaborasi Inovatif dalam Pengelolaan Sampah Plastik, Warga Dapat Uang!
Pemkot Ambon bersama Angkasa Pura meluncurkan program inovatif pengelolaan sampah plastik. Tukarkan sampahmu dengan uang tunai dan bantu jaga lingkungan! Bagaimana skema ini bekerja? (Merdeka.com)

Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) bersama PT Angkasa Pura Indonesia (API) Bandara Internasional Pattimura Ambon baru saja meluncurkan sebuah program inovatif. Inisiatif ini berfokus pada pengelolaan sampah plastik secara berkelanjutan di kota tersebut.

Program yang diluncurkan pada Jumat, 5 September ini, memungkinkan masyarakat untuk menukar sampah plastik yang telah dipilah dan dibersihkan dengan sejumlah uang. Hal ini bertujuan untuk mendorong kesadaran serta partisipasi aktif warga dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Kolaborasi unik antara pemerintah daerah dan BUMN ini diharapkan dapat memberikan dampak positif ganda. Selain mengurangi volume sampah plastik, warga juga akan mendapatkan insentif ekonomi yang menarik.

Skema Inovatif Penukaran Sampah Plastik

Program pengelolaan sampah plastik ini dirancang untuk mengubah pandangan masyarakat terhadap limbah. Sampah plastik yang seringkali dianggap tidak bernilai kini dapat menjadi sumber pendapatan bagi warga yang peduli lingkungan. Kepala DLHP Kota Ambon, Apries Gaspersz, menjelaskan bahwa skema ini adalah upaya nyata untuk mendorong partisipasi publik.

“Program ini memungkinkan masyarakat menukar sampah plastik yang telah dipilah dan dibersihkan dengan sejumlah uang, sebagai upaya untuk mendorong kesadaran dan partisipasi aktif warga dalam menjaga kebersihan lingkungan,” kata Apries Gaspersz di Ambon.

Dengan adanya insentif finansial, masyarakat tidak hanya termotivasi untuk memilah sampah, tetapi juga secara langsung berkontribusi pada pengurangan volume sampah plastik di Kota Ambon. Dampaknya sangat signifikan, mulai dari keuntungan finansial bagi warga hingga lingkungan yang lebih bersih. Pemerintah pun terbantu dalam upaya percepatan pengurangan sampah berkat peningkatan partisipasi aktif masyarakat.

Pada tahap awal pelaksanaan, DLHP telah mengalokasikan dana sebesar Rp50 juta. Dana ini disiapkan untuk menampung hingga 10 ton sampah plastik yang berhasil dikumpulkan dari masyarakat. Gaspersz menekankan pentingnya pemilahan sampah yang bersih, "Setiap jenis sampah yang dikumpulkan harus bersih dan sudah dipilah, sehingga mempermudah proses daur ulang.”

Dukungan dan Komitmen Angkasa Pura

Program pengelolaan sampah plastik ini tidak hanya didukung oleh masyarakat dan komunitas pecinta lingkungan, tetapi juga oleh PT API Bandara Pattimura melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) mereka. Keterlibatan pihak swasta menjadi pilar penting dalam keberlanjutan inisiatif ini. General Manager PT API Bandara Internasional Pattimura Ambon, Shively Sanssouci, menyampaikan apresiasi tinggi atas langkah Pemkot Ambon.

Sanssouci menyatakan dukungannya terhadap pendekatan pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan partisipatif ini. “Walaupun program ini tidak masuk dalam agenda kami di tahun 2025, kami tetap berkomitmen mendukung pengelolaan sampah di Kota Ambon. Kali ini, kami menyalurkan bantuan senilai Rp20 juta sebagai bentuk dukungan terhadap sistem pengelolaan sampah yang lebih baik,” ujarnya.

Bantuan finansial dari Angkasa Pura ini menunjukkan komitmen kuat mereka terhadap isu lingkungan. Ini juga menjadi contoh bagaimana kolaborasi lintas sektor dapat menciptakan solusi efektif untuk tantangan perkotaan. Sanssouci menegaskan bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama.

Menurutnya, tanggung jawab ini tidak hanya berada di pundak pemerintah, melainkan juga seluruh elemen masyarakat dan dunia usaha. Kolaborasi antara Pemkot Ambon, Angkasa Pura, dan partisipasi aktif masyarakat diharapkan dapat memperkuat upaya Kota Ambon. Tujuan akhirnya adalah menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi seluruh warganya.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi