Arema FC sukses menundukkan Semen Padang FC dengan skor 2-1 dalam lanjutan BRI Super League pada Senin (03/11) malam. Pertandingan sengit ini digelar di Stadion GOR Haji Agus Salim, Kota Padang, Sumatera Barat. Kemenangan ini secara langsung memperpanjang rekor buruk tim tuan rumah tanpa kemenangan.
Dua gol kemenangan Arema FC dicetak oleh Valdeci pada menit ke-30 dan Dalberto di menit ke-41, menunjukkan dominasi mereka di babak pertama. Sementara itu, gol semata wayang Semen Padang FC lahir dari titik putih melalui eksekusi Cornelius Stewart pada menit ke-66. Sayangnya, gol tersebut belum mampu menyelamatkan Kabau Sirah dari kekalahan.
Hasil ini menjadi pukulan telak bagi Semen Padang FC yang kini melanjutkan tren negatif mereka tanpa kemenangan di lima pertandingan terakhir. Kekalahan ini juga menempatkan mereka di posisi sulit dalam klasemen sementara liga. Arema FC sendiri berhasil memperbaiki posisi mereka di klasemen setelah kemenangan penting ini.
Advertisement
Advertisement
Dominasi Arema FC dan Gol Krusial di Babak Pertama
Sejak peluit awal dibunyikan, Semen Padang FC sebenarnya berinisiatif untuk membongkar pertahanan tim tamu, Arema FC. Beberapa percobaan serangan dilakukan oleh anak asuh Dejan Antonić, namun belum mampu menggetarkan gawang Singo Edan yang dikawal oleh Lucas Frigeri asal Brazil. Pertahanan Arema FC tampil solid menghadapi gempuran awal tuan rumah.
Memasuki pertengahan babak pertama, giliran Arema FC yang mengambil alih kendali permainan dan melancarkan serangan bertubi-tubi. Lini belakang Semen Padang FC yang digalang oleh Rui Rampa dan Angelo Meneses kesulitan menahan gempuran. Serangan-serangan yang dibangun oleh Arkhan Fikri dan rekan-rekan berbuah manis bagi tim tamu.
Gol pembuka Arema FC dicetak oleh Valdeci pada menit ke-30, memecah kebuntuan dan mengubah papan skor. Tidak lama berselang, Dalberto berhasil menggandakan keunggulan Arema FC di menit ke-41, membawa timnya unggul 2-0 sebelum jeda. Keunggulan dua gol ini menjadi modal berharga bagi Arema FC untuk menghadapi babak kedua.
Advertisement
Advertisement
Perjuangan Semen Padang FC dan Tren Negatif Berkelanjutan
Di babak kedua, Semen Padang FC mencoba bangkit dan mengambil kendali permainan dengan melakukan beberapa perubahan strategi. Masuknya Filipe Chaby memberikan dampak signifikan dan mengubah arah permainan tuan rumah. Serangan-serangan dari sisi kiri pertahanan Arema FC menjadi lebih efektif dan seringkali menekan jantung pertahanan tim tamu.
Beberapa percobaan yang dilakukan oleh Chaby dan rekan-rekan nyaris berbuah gol, menunjukkan peningkatan performa Semen Padang FC. Puncaknya, tim berjuluk Kabau Sirah berhasil memperkecil ketertinggalan melalui gol penalti Cornelius Stewart pada menit ke-66. Gol ini sempat membangkitkan semangat juang para pemain Semen Padang FC.
Namun, hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tambahan yang tercipta dari kedua tim. Hasil 2-1 ini memperpanjang catatan kekalahan Semen Padang FC di BRI Super League. Mereka kini melanjutkan tren negatif tanpa kemenangan di lima pertandingan terakhir, sebuah rekor yang perlu segera diatasi.
Advertisement
Sepanjang musim bergulir, Semen Padang FC baru mencicipi satu kemenangan, yaitu saat mengalahkan Dewa United pada Jumat (15/8/2025) dengan skor 2-0. Mereka juga sempat bermain imbang kala berhadapan dengan PSM Makassar di pekan ketiga. Saat ini, Semen Padang FC hanya mengoleksi empat poin dari 10 laga yang sudah dilakoni, menempatkan mereka dalam posisi yang mengkhawatirkan.
Advertisement
Reaksi Pelatih dan Evaluasi Menuju Laga Berikutnya
Pelatih Semen Padang FC, Dejan Antonić, mengungkapkan kekecewaannya terhadap performa tim di babak pertama. "Saya cuma kecewa karena Minggu kemarin kita persiapan sudah bagus sekali," ujarnya setelah pertandingan. Ia mengakui bahwa anak asuhnya tidak bisa menjalankan strategi yang sudah disiapkan di awal laga.
Meskipun demikian, Dejan melihat adanya perbedaan signifikan di babak kedua, di mana timnya berhasil menciptakan sejumlah peluang. Hasil pertandingan ini menjadi bahan evaluasi penting bagi timnya. "Semoga besok kita bisa perbaiki ketika lawan Borneo FC," kata Dejan, menunjukkan fokus pada pertandingan selanjutnya.
Di sisi lain, pelatih Arema FC, Marcos Santos, menyatakan kepuasannya atas permainan timnya di babak pertama. "Tim bermain bagus di babak pertama," kata Marcos Santos. Namun, ia juga mengaku kecewa atas keputusan wasit yang menghadiahi tendangan penalti bagi Semen Padang FC, meskipun hal itu tidak mengubah hasil akhir kemenangan timnya.
Advertisement
Kemenangan ini menempatkan Arema FC di urutan ketujuh klasemen sementara dengan perolehan 15 poin, menandai peningkatan posisi mereka. Hasil ini juga menjadi balasan setelah sebelumnya Arema takluk 0-2 dari Semen Padang di penghujung musim 2024. Arema FC berhasil memutus tren negatif mereka sendiri saat bertemu Semen Padang.
Sumber: AntaraNews