Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri, baru-baru ini memberikan apresiasi mendalam kepada Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Rejang Lebong. Apresiasi ini diberikan atas dedikasi sekolah dalam mengembangkan literasi digital sebagai bagian integral dari kegiatan belajar mengajar.
Momen penting ini terjadi saat peringatan Bulan Bahasa 2025 dan peresmian Buletin Digital SMPN 1 Rejang Lebong yang diselenggarakan pada hari Rabu. Kehadiran Bupati menegaskan komitmen pemerintah daerah terhadap kemajuan pendidikan berbasis teknologi di wilayahnya.
Pengembangan literasi digital ini diharapkan mampu membekali para siswa dengan kemampuan adaptasi terhadap perubahan teknologi yang pesat. Inisiatif ini menjadi langkah strategis untuk mempersiapkan generasi muda Rejang Lebong menghadapi tantangan masa depan.
Advertisement
Advertisement
Urgensi Literasi Digital di Era Modern
Muhammad Fikri menekankan bahwa literasi digital kini menjadi kebutuhan utama bagi generasi muda. Kemampuan ini sangat penting agar mereka dapat beradaptasi dengan cepat terhadap perkembangan teknologi yang terus berubah.
"Saya memberikan apresiasi yang tinggi terhadap semangat keluarga besar SMPN 1 Rejang Lebong dalam mengembangkan literasi digital, yang saat ini menjadi kebutuhan utama bagi generasi muda agar mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi yang cepat," kata Bupati Fikri.
Menurutnya, literasi digital bukan hanya sekadar kemampuan menggunakan teknologi. Lebih dari itu, literasi digital berarti kemampuan memanfaatkan teknologi secara cerdas, beretika, dan memberikan manfaat positif bagi kemajuan diri serta lingkungan sekitar.
Advertisement
Pentingnya literasi digital ini sejalan dengan visi untuk menciptakan generasi yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga mampu menggunakan teknologi tersebut secara bertanggung jawab dan produktif.
Advertisement
Inovasi Buletin Digital dan Harapan Bupati
Salah satu wujud nyata dari pengembangan literasi digital di SMPN 1 Rejang Lebong adalah peluncuran Buletin Digital. Buletin ini menjadi bukti konkret kreativitas dan daya pikir kritis yang dimiliki oleh para siswa.
"Salah satu contohnya adalah buletin sekolah yang diterbitkan oleh SMPN 1 Rejang Lebong ini, yang menjadi bukti nyata kreativitas dan daya pikir kritis siswa," terang Muhammad Fikri. Ia menambahkan bahwa ini adalah inovasi sekolah dalam mengembangkan kemampuan literasi dan publikasi siswa di era digital.
Bupati berharap agar buletin tersebut tidak hanya tersedia dalam bentuk cetak, tetapi juga dikembangkan secara daring. Dengan demikian, karya-karya siswa dari Rejang Lebong dapat dikenal lebih luas, bahkan hingga ke tingkat nasional, memperkuat jangkauan literasi digital.
Advertisement
Ia juga mendorong pelajar di daerah tersebut untuk terus mengasah kemampuan menulis sebagai sarana ekspresi. Menulis dapat menjadi media efektif untuk menyampaikan gagasan, inspirasi, dan semangat positif kepada masyarakat luas.
Advertisement
Peran SMPN 1 dalam Pengembangan Literasi
Plt Kepala SMPN 1 Rejang Lebong, Rachmawati, menjelaskan bahwa kegiatan Bulan Bahasa 2025 dipusatkan di sekolahnya. Acara ini diselenggarakan bersamaan dengan peluncuran Buletin Digital oleh Bupati Rejang Lebong.
Rachmawati menyatakan, "Pada kegiatan Bulan Bahasa 2025 ini dirancang untuk memperkuat semangat kebangsaan dan menumbuhkan rasa cinta terhadap Bahasa Indonesia." Inisiatif ini menunjukkan komitmen sekolah dalam membentuk karakter siswa.
Selain peluncuran buletin, kegiatan Bulan Bahasa juga diisi dengan berbagai lomba literasi yang menarik. Lomba-lomba ini bertujuan untuk mengasah kemampuan menulis, membaca, dan berekspresi siswa.
Advertisement
Tidak hanya itu, acara tersebut juga dimeriahkan dengan penampilan seni budaya. Kombinasi antara literasi dan seni budaya ini diharapkan dapat menciptakan pengalaman belajar yang holistik dan menyenangkan bagi seluruh peserta.
Advertisement
Membangun Generasi Literasi Digital Berkarakter
Bupati Fikri menegaskan harapannya agar pelajar Rejang Lebong dapat menjadi generasi literasi digital yang cerdas, kreatif, dan berkarakter. Ini adalah tujuan utama dari seluruh upaya pengembangan yang dilakukan.
"Saya harapkan pelajar kita bisa menjadi generasi literasi digital yang cerdas, kreatif, dan berkarakter," tegasnya. Pesan ini menggarisbawahi pentingnya integritas dan etika dalam penggunaan teknologi.
Ia juga berpesan agar para siswa dapat menggunakan teknologi untuk membawa perubahan positif. Perubahan tersebut diharapkan tidak hanya berdampak bagi daerah Rejang Lebong, tetapi juga bagi kemajuan bangsa secara keseluruhan.
Advertisement
Melalui pengembangan literasi digital yang kuat, diharapkan muncul inovator-inovator muda yang mampu memanfaatkan potensi teknologi untuk kesejahteraan bersama.
Sumber: AntaraNews