Fakta Unik: Angka Kemiskinan Tinggi Akibat Gempa 2018, Pemkab Lombok Utara Gandeng UNY Tingkatkan Pengembangan SDM
Pemerintah Kabupaten Lombok Utara berkolaborasi dengan UNY untuk akselerasi Pengembangan SDM Lombok Utara, langkah strategis menekan kemiskinan pasca-gempa 2018.
Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dalam upaya signifikan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di wilayahnya. Kolaborasi ini bertujuan membangun perguruan tinggi di daerah tersebut, sebagai langkah konkret mengatasi tantangan pembangunan.
Langkah ini diambil menyikapi tingginya angka kemiskinan di Lombok Utara, yang salah satu indikator utamanya adalah tingkat pendidikan masyarakat. Bupati Lombok Utara, Najmul Akhyar, menekankan pentingnya pendidikan tinggi sebagai pendorong utama penurunan angka kemiskinan dan pembangunan daerah secara menyeluruh.
Pertemuan antara Bupati Najmul Akhyar dan Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Sistem Informasi UNY, Prof. Soni Nopembri, pada Jumat lalu, menandai komitmen kuat kedua belah pihak. Diskusi fokus pada rencana pembangunan perguruan tinggi dan berbagai program pengembangan SDM yang akan diimplementasikan di Lombok Utara.
Urgensi Peningkatan SDM dan Tantangan Kemiskinan di Lombok Utara
Bupati Lombok Utara, Najmul Akhyar, menegaskan bahwa peningkatan sumber daya manusia merupakan prioritas utama bagi daerahnya. Kondisi angka kemiskinan yang masih tinggi menjadi dasar kuat bagi Pemkab untuk menggalakkan program pendidikan.
"Mengapa perguruan tinggi di Kabupaten Lombok Utara ini penting, jadi di antaranya adalah karena Sumber Daya Manusia yang harus diikhtiarkan dan ditingkatkan," ujar Bupati Najmul Akhyar. Ia menambahkan bahwa pendidikan adalah salah satu indikator krusial yang mempengaruhi tingkat kemiskinan di suatu wilayah.
Tingginya faktor kemiskinan di Lombok Utara juga tidak lepas dari dampak gempa bumi dahsyat pada tahun 2018. Bencana tersebut menyebabkan hampir seluruh rumah warga di Lombok Utara roboh, yang secara langsung mempengaruhi kualitas hunian dan taraf hidup masyarakat serta memperparah kondisi ekonomi.
"Niat kami untuk membangun Lombok Utara bukan hanya sekedar membangun fisik, tetapi juga membangun SDM," tegas Bupati. Oleh karena itu, upaya pengembangan SDM melalui pendidikan tinggi dianggap sebagai solusi jangka panjang yang strategis. Ini bukan hanya sekadar membangun infrastruktur fisik, tetapi juga membangun kapasitas dan kualitas hidup masyarakat Lombok Utara.
Peran Strategis Perguruan Tinggi dan Kolaborasi UNY
Pendirian perguruan tinggi di Lombok Utara dipandang sebagai langkah vital dalam upaya pengembangan SDM. Bupati Najmul Akhyar meyakini bahwa keberadaan institusi pendidikan tinggi akan menjadi katalisator penurunan angka kemiskinan.
"Perguruan tinggi adalah indikator yang memiliki nilai paling tinggi dalam pengembangan SDM, sehingga sangat memungkinkan berdirinya perguruan tinggi dan banyaknya sarjana itu menjadi faktor penurunan angka kemiskinan," jelasnya. Dengan lebih banyak sarjana, diharapkan akan tercipta peluang ekonomi yang lebih baik.
Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Sistem Informasi UNY, Prof. Soni Nopembri, menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan apresiasinya. Pihak UNY berkomitmen untuk memastikan kolaborasi ini memberikan dampak positif yang signifikan, baik bagi UNY maupun khususnya bagi Kabupaten Lombok Utara.
"Kami juga memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya, bahwa kerjasama atau sinergitas yang akan terjalin betul-betul berdampak pada UNY sendiri, dan Kabupaten Lombok Utara khususnya," kata Prof. Soni. Ia menambahkan bahwa program ini sejalan dengan Asta Cita Presiden RI, yang menekankan pentingnya pengembangan SDM sebagai pilar pembangunan nasional.
Sumber: AntaraNews