Fakta Angka 343: Ratusan Calon Siswa Secaba TNI AD NTT Berangkat ke Bali untuk Seleksi Lanjutan

Sebanyak 343 Calon Siswa Secaba TNI AD NTT diberangkatkan ke Denpasar, Bali, menggunakan KM Awu untuk mengikuti seleksi lanjutan. Bagaimana persiapan perjalanan panjang mereka?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Fakta Angka 343: Ratusan Calon Siswa Secaba TNI AD NTT Berangkat ke Bali untuk Seleksi Lanjutan
Sebanyak 343 Calon Siswa Secaba TNI AD NTT diberangkatkan ke Denpasar, Bali, menggunakan KM Awu untuk mengikuti seleksi lanjutan. Bagaimana persiapan perjalanan panjang mereka? (AntaraNews)

Kupang, NTT – Sebanyak 343 calon siswa Sekolah Calon Bintara (Secaba) TNI Angkatan Darat dari Nusa Tenggara Timur (NTT) telah diberangkatkan menuju Denpasar, Bali. Keberangkatan ini bertujuan untuk mengikuti tahapan seleksi lanjutan yang akan dilaksanakan di Komando Daerah Militer (Kodam) IX/Udayana.

Proses pemberangkatan ratusan calon siswa Bintara TNI AD ini dilakukan pada Jumat sore, 25 Oktober, dari dermaga Pelabuhan Tenau Kupang. Mereka menaiki kapal KM Awu, salah satu armada milik PT Pelni, yang akan membawa mereka melintasi beberapa pulau sebelum tiba di Bali.

Kepala Cabang PT Pelni Kupang, Selamat Yanuardi, menjelaskan bahwa pengangkutan ini merupakan respons atas permintaan dari Komando Resor Militer (Korem) 161/Wira Sakti Kupang. Kolaborasi ini memastikan kelancaran proses seleksi bagi para calon prajurit TNI AD.

Perjalanan Laut Menuju Seleksi TNI AD

Pemberangkatan 343 Calon Siswa Secaba TNI AD NTT ini menjadi perhatian khusus bagi PT Pelni. Meskipun diberangkatkan bersama penumpang umum, pihak Pelni memastikan tidak ada gangguan terhadap kenyamanan penumpang lain.

Selamat Yanuardi menegaskan, "Para Secaba ini tidak mempengaruhi penumpang umum yang juga diberangkatkan di waktu yang sama." Hal ini dimungkinkan karena pembatasan pembelian tiket penumpang umum telah diberlakukan sejak dua pekan sebelumnya, sesuai permintaan Korem 161/Wira Sakti.

Bagi calon siswa yang tidak mendapatkan tempat tidur di kabin, pihak kapal menyediakan fasilitas di area dek yang layak. Mereka juga diberikan kasur kecil untuk memastikan istirahat yang memadai selama perjalanan panjang. "Kami berikan juga kasur kecil kepada mereka agar mereka bisa tidur," tambah Selamat Yanuardi.

Rute Panjang dan Kolaborasi BUMN-TNI AD

Perjalanan laut dari Kupang menuju Pelabuhan Benoa, Bali, diperkirakan memakan waktu sekitar dua setengah hari. Selama pelayaran, KM Awu akan menyinggahi beberapa pelabuhan penting di wilayah NTT dan NTB.

Rute yang akan dilalui meliputi Pelabuhan Ende, Waingapu di Sumba Timur, Bima di Nusa Tenggara Barat, sebelum akhirnya berlabuh di Benoa, Bali. Pengangkutan sejumlah Calon Siswa Secaba TNI AD NTT ini menunjukkan sinergi positif antara BUMN dan TNI AD.

Kolaborasi ini bertujuan untuk memperlancar seluruh tahapan seleksi personel TNI AD. Kerjasama semacam ini penting untuk mendukung kebutuhan logistik dan mobilitas dalam proses rekrutmen militer di Indonesia.

Antisipasi Keberangkatan Ribuan Tamtama Selanjutnya

Selain pemberangkatan Calon Siswa Secaba TNI AD NTT, PT Pelni Kupang juga mengantisipasi adanya pengangkutan personel militer dalam jumlah besar lainnya. Selamat Yanuardi mengungkapkan bahwa pada bulan November mendatang, diperkirakan akan ada 4.000 Tamtama yang juga akan diberangkatkan ke Bali.

Namun, pihak PT Pelni masih menunggu informasi pasti terkait jadwal dan detail keberangkatan ribuan Tamtama tersebut. Koordinasi intensif terus dilakukan untuk menentukan jadwal kapal yang paling sesuai dan memastikan kelancaran proses pengangkutan.

Persiapan logistik dan penjadwalan kapal menjadi kunci utama agar pemberangkatan Tamtama dalam jumlah besar ini dapat berjalan efisien. Hal ini menunjukkan komitmen PT Pelni dalam mendukung kebutuhan transportasi bagi institusi militer.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi