Fahri sebut jika kasus Viktor Laiksodat SP3, harusnya termasuk Habib Rizieq

Kamis, 23 November 2017 12:19 Reporter : Ahda Bayhaqi
Fahri sebut jika kasus Viktor Laiksodat SP3, harusnya termasuk Habib Rizieq Fahri Hamzah. ©2017 dok foto dok ri

Merdeka.com - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyebutkan kalau kasus Viktor Laiskodat dihentikan, maka kasus sejenis juga mesti dihentikan. Misalnya kasus Habib Rizieq Shihab dalam dugaan ujaran kebencian juga harus dihentikan.

"Kalau itu membebaskan Viktor harus membebaskan yang lain juga. Kayak kasus Habib Rizieq kan dia kena itu juga, yang dia omong apa itu saya ga usah ulang, tapi kira-kira begitu menghina dianggepnya," ujar Fahri di kompleks parlemen, Kamis (23/11).

Fahri menilai harus jelas mana batasan ruang publik dan ruang privat. Kalau dalam ruang privat sah-sah saja dilakukan. Ia mempermasalahkan pengunggah video yang memuat dugaan ujaran kebencian.

"Publik dan privat harus dibikin clear sekarang. Kan jadi masalah terus. Tiap hari ada orang yang seenaknya aja, kita lagi ngomong di ruang tertutup eh jadi berita," kata dia

Ia sendiri enggan menilai apakah proses hukum itu harus dilanjut atau tidak. Ia juga enggan melihat apakah hak imunitas itu bisa menghentikan kasusnya. Lebih penting mendalami apakah tudingan yang dilakukan Viktor benar ada tidaknya.

"Menurut saya itu yang perlu didalami, seandainya dia memiliki imunitas membicarakan hal itu teruskan saja pembicaraannya sampai ktia berdebat betul gak ada situasi yang mencemaskan seperti itu," tukasnya.

Namun seperti diketahui, Mabes Polri membantah kasus penistaan yang melibatkan politisi Partai NasDem Viktor Laiskodat dihentikan. Sebelumnya, beredar Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) terkait kasus tersebut.

"Beredarnya berita di media yang menyatakan kasus penistaan yang melibatkan saudara VL sudah dihentikan oleh penyidik Bareskrim tidak benar," ujar Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Rikwanto, Kamis (23/11), seperti diberitakan Antara. [ded]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini