Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Endi Ternyata Dikeroyok Suami dan Anak dari Wanita Selingkuhannya

Endi Ternyata Dikeroyok Suami dan Anak dari Wanita Selingkuhannya Ilustrasi Penganiayaan. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Kepolisian resor Garut menangkap dua warga yang diduga melakukan aksi penganiayaan terhadap Endi di Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut. Kedua orang yang diamankan polisi diketahui merupakan bapak dan anak yang diketahui merupakan suami dan anak dari wanita yang diduga selingkuhannya.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Garut, AKP Maradona Armin Mappaseng membenarkan pihaknya telah mengamankan dua orang warga berinisial TA (55) dan KF (28).

"Setelah kita menerima informasi adanya penganiayaan kita turunkan tim Resmob untuk membackup Polsek Wanaraja. Kita amankan dua orang yang diduga melakukan penganiayaan," ujarnya, Rabu (24/7).

Saat ini, kata Maradona, kedua orang yang diduga melakukan penganiayaan telah berada di Mapolsek Wanaraja untuk diperiksa lebih lanjut. Berdasarkan keterangan awal yang diterimanya, keduanya melakukan aksi tersebut karena dipicu kecurigaan keduanya terhadap korban yang telah berselingkuh dengan istri pelaku.

Ia mengatakan, keduanya diamankan tidak jauh dari lokasi kejadian penganiayaan di Kecamatan Wanaraja. Maradona mengatakan, kedua orang yang pihaknya amankan adalah bapak dan anak.

Sementara itu, Kapolsek Wanaraja, Kompol Liman Heryawan menyebut bahwa perselingkuhan Endi dengan istri TA sudah diketahui bersama anaknya. TA dan RF pun kemudian melakukan pengintaian secara langsung.

"Saat sudah berada di dalam kamar, kemudian Endi ini dikeroyok oleh keduanya. Saat ini Endi masih di RSUD dr Slamet Garut. Sedangkan TA dan RF saat ini masih kita periksa di Mapolsek," katanya.

Sebelumnya, seorang pria asal Garut bernama Endi ditemukan bersimbah darah di sebuah atap rumah kosong di Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut. Dia diduga menjadi korban pengeroyokan setelah tepergok berselingkuh dengan istri orang lain.

Salah satu saksi mata, Asep Dudung (41) menyebut awalnya warga menemukan Endi berada di atap rumah dengan kondisi banyak luka di bagian wajahnya. Saat itu warga langsung membantunya turun dari atap rumah menggunakan tangga.

"Saat turun kondisinya banyak luka, wajahnya dipenuhi darah. Sudah agak lemas juga, kayaknya sudah banyak darah yang keluar," ujarnya, Rabu (24/7) dini hari.

Sebelum diturunkan warga dari atap rumah, kata Asep, Endi diketahui sempat meminta tolong dengan berteriak dalam kondisi terlentang di salah satu atap rumah. Dia sendiri menduga luka yang dialami Endi akibat dikeroyok.

"Katanya tadi ketahuan selingkuhi istri orang," ucapnya.

Asep sendiri tidak mengetahui secara pasti persoalan yang terjadi. Dia bersama warga lainnya mengaku hanya menolong dan membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP