Enam pemuda terlibat baku hantam di Padang, tiga kritis
Merdeka.com - Enam pemuda terlibat perkelahian di Jalan Kolam Indah persis belakang SMP 20, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Sumatera Barat, Minggu (18/3) malam. Tiga di antaranya mengalami luka tusukan dan harus mendapat perawatan intensif di rumah sakit.
Adapun identitas pemuda yang mengalami luka tusukan bernama Januardi (45) warga Jalan Kolam Indah RT 02 RW 03, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Padang Selatan. Dia mendapat tusukan di bagian punggung.
Selanjutnya, Gem (35) warga Jalan Sutan Syahrir, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang. Dia mengalami luka robek di tangan kanan, kiri, kepala hingga kaki.
Kemudian Setia Wahyudi (17), pelajar SMA di Kota Padang, warga Sutan Syahrir RT 03 RW 07, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang. Dia juga harus mendapat perawatan karena mengalami luka robek di leher hingga mengeluarkan darah dari mulut.
Sementara itu, tiga pemuda lainnya yang diketahui bernama Mogi, Bambang dan Anto yang ikut terlibat perkelahian berujung penikaman itu kabur melarikan diri. Sedangkan tiga pemuda yang mengalami luka serius langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil.
Kapolsek Padang Selatan, Kompol Alwi Haskar membenarkan peristiwa perkelahian itu. Hingga kini, pihaknya masih mendalami kasus tersebut dan menunggu pemulihan dari ketiga pemuda yang mengalami tusukan.
"Pemicu kita belum bisa memastikan, namun informasi yang kita peroleh sementara perkelahian berawal dari lima pemuda yaitu Gem, Setia Wahyudi, Mogi, Bambang, Anto mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk mencari seseorang bernama Alam dan Damai," kata Kapolsek saat dihubungi merdeka.com, Senin (19/3).
Kemudian, tambahannya, kelima pemuda tersebut membuat keributan persis di depan rumah Januardi. Merasa terganggu, Januardi mencoba menyuruh kelima pemuda untuk diam namun tidak diindahkan.
"Terjadilah perkelahian di TKP, dan salah satu dari lima pemuda langsung menikam Januardi. Tidak terima, Januardi malah membalas dan mengakibatkan dua orang ikut terluka. Dari kasus ini, tiga mengalami luka tusuk dan tiga lagi melarikan diri," cetusnya.
Alwi Haskar mengungkapkan, hingga kini pihaknya belum menahan satu pun dari para pemuda yang terlibat perkelahian tersebut karena masih menunggu pemulihan perawatan. Namun, untuk kasus ini, Januardi berstatus sebagai korban.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya