Empat TKI Asal Sumba Barat Positif Covid-19

Senin, 29 Juni 2020 15:23 Reporter : Dedi Rahmadi
Empat TKI Asal Sumba Barat Positif Covid-19 positif corona. ©2020 REUTERS

Merdeka.com - Gugus tugas percepatan penanganan COVID-19, Provinsi Nusa Tenggara Timur menyebutkan ada empat Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Sumba Barat, Pulau Sumba, dilaporkan terkonfirmasi positif COVID-19.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Dominikus Minggu Mere di Kupang, Senin (29/6), mengatakan tim medis di laboratorium biologi molekuler polymerase chain reaction (PCR) RSUD Prof.Dr.W.Z.Johannes Kupang telah melakukan pemeriksaan terhadap 76 sampel usap (swab) yang berasal dari Kabupaten Sumba Barat dan Sumba Barat Daya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan itu diketahui terdapat empat sampel usap dari Kabupaten Sumba Barat yang diketahui positif COVID-19.

Empat sampel usap itu menurut Dominikus merupakan sampel milik empat orang Pekerja Migran Indonesia atau Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Sumba Barat yang bekerja di Malaysia.

"Empat sampel usap itu merupakan milik empat orang PMI asal Kabupaten Sumba Barat yang baru kembali dari Malaysia," kata Dominikus.

Ia mengatakan keempat pasien positif COVID-19 di Kabupaten Sumba Barat, Pulau Sumba, itu saat ini sudah menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waikabubak.

Menurut Dominikus, setelah adanya penambahan empat pasien baru positif maka jumlah kasus positif COVID-19 di provinsi berbasis kepulauan ini bertambah menjadi 118 orang yang tersebar di 12 kabupaten/kota di NTT.

Ditambahkannya, jumlah pasien COVID-19 yang sembuh sebanyak 81 orang dan yang sedang dalam perawatan medis sebanyak 36 orang dan satu orang meninggal dunia. [ded]

Baca juga:
Polda Sulsel Tetapkan 42 Tersangka atas Pengambilan Paksa Jenazah Pasien Covid-19
Ditegur Jokowi, Kemenkes Ungkap Alasan Insentif Tenaga Medis Tak Kunjung Cair
China Isolasi 400.000 Warga Setelah Kasus Baru Covid-19 Melonjak di Dekat Beijin
Gugus Tugas Klaim Dexamethason Turunkan Angka Kematian Covid-19
CEK FAKTA: Tidak Benar Konglomerat Nikmati 80 Persen Anggaran Darurat Covid-19

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini