Empat orang kena OTT di Banjarmasin tiba di KPK
Merdeka.com - Empat orang pelaku yang tertangkap Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Banjarmasin tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sekitar pukul 14.00 WIB. Empat orang itu diduga terlibat dalam kasus surat pengesahan raperda.
Pantauan merdeka.com, dua mobil tahanan tiba di KPK. Satu mobil tahanan, diisi dengan dua pelaku. Mobil pertama yakni Dirut PDAM Bandarmasih Muslih dan Ketua DPRD Banjarmasin Kalimantan Selatan, Iwan Rusmali. Mobil kedua anggota DPRD Andi Effedi, dan Manajer Keuangan PDAM Bandarmasih Trensis.
Iwan terlihat mengenakan kemeja biru dan jaket berwarna hijau dan membawa satu koper hitam. Sementara Muslih mengenakan kemeja warna abu-abu dengan menenteng tas ransel berwarna hitam.
Sementara itu, Andi Effendi juga Trensis tampak kompak menutupi wajahnya menggunakan masker berwarna hijau. Terlihat dari empat pelaku itu murung.
Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT). Kali ini, KPK melakukan tangkap tangan terhadap anggota DPRD Banjarmasin, Kalimantan Selatan. OTT dilakukan tim KPK Kamis (14/9) malam.
"Kami konfirmasi benar tim KPK telah melakukan OTT di Banjarmasin kemarin menjelang malam," kata Ketua KPK Agus Rahardjo di Jakarta, Jumat (15/9).
Agus menjelaskan, dalam OTT tersebut, KPK mengamankan lima orang dari unsur DPRD Kota Banjarmasin, pihak BUMD dan pihak swasta. OTT diduga terkait suap dalam transaksi pembahasan rancangan peraturan daerah (Perda). (mdk/eko)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya