Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Empat Jasad Korban Longsor Sukabumi Kembali Ditemukan

Empat Jasad Korban Longsor Sukabumi Kembali Ditemukan pencarian korban longsor Sukabumi. ©2019 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Korem 061/Suryakancana yang dipimpin Kolonel Inf Mohamad Hasan bersama jajaran Polres Sukabumi, Basarnas dan relawan menemukan empat jasad korban longsor di Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Satu jenazah diidentifikasi bernama Nanih.

"Satu orang telah diidentifikasi bernama Nanih (45) dan tiga orang masih dalam proses identifikasi guna mengenali identitasnya," kata Hasan di Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Jumat (4/1).

Menurut dia, pada pencarian hari kelima dimulai sejak pukul 06.00 hingga 19.00 Wib. Pencarian ini berjalan lancar, di mana cuaca mendukung dengan mendapatkan empat korban meninggal dunia pada lokasi longsor.

Pencarian korban longsor saat ini berjalan lancar tanpa adanya halangan. Sebab, itu dibantu dengan alat berat antaranya tiga excavator yang berfungsi untuk mempersingkat waktu penggalian pada lahan longsor yang banyak terdapat batuan.

Selain itu, pompa alkon juga cukup membantu dimana berguna untuk memisahkan partilel tanah liat, lumpur, dan batuan.

"Pencarian ini memang efektif menggunakan alat berat, karenanya terdapat tiga lapis antaranya permukaan, timbunan bangunan rumah, dan material longsor," kata dia, seperti diberitakan Antara.

Dia menambahkan bantuan logistik terus berdatangan dan telah dibagikan untuk 32 kepala keluarga korban longsor. Dan logistik tersebut secara langsung diberikan kepada masyarakat dengan disaksikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi.

Bantuan tersebut antara lainnya beras, indomie, susu, vitamin, guls, selimut, dan lain sebagainya. Serta bantuan ini akan terus disalurkan kepada masyarakat, pasalnya secara cakupannya mampu menopang hingga tiga bulan ke depan.

"Bantuan itu sesuai data korban longsor yang betjak mendapatkan dan tidak dapat diwakili," katanya.

Lanjut Kolonel Inf Mohamad Hasan menjelaskan pada Sabtu (5/1) akan lebih memfokuskan pada sektor tiga dan empat yang disinyalir terdapat tujuh korban yang tertimbun longsor.

Tetapi juga akan melakukan vaksin tetanus yang rencananya diberikan kepada anggota Polri, TNI, Basarnas, dan relawan. Dikarenakan seiring bergantinya hari maka pembusukan korban akan semakin cepat.

"Vaksin itu sebagai salah satu cara agar tim prmcari gabungan menjadi lebih aman dan terjangkit adanya virus aupun bakteri," katanya.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP