Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ekspresi Jokowi Saat Menikmati Sensasi Kopi Bali Rasa Buah

Ekspresi Jokowi Saat Menikmati Sensasi Kopi Bali Rasa Buah Jokowi cicipi Kopi Bali. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi sempat berperan menjadi murid di kelas kopi dalam acara Festival Terampil 2019 di Mall Kot Kasablanka, Jakarta Selatan. Dia juga mencicipi beragam rasa kopi saat pelajaran berlangsung.

Sebelum memulai kelas, Jokowi mengenakan celemek warna coklat. Namun berbeda dengan murid lainnya yang duduk di kursinya masing-masing, orang nomor satu di Indonesia itu diminta mendampingi pengajar di depan sambil memberikan demonstrasi kepada siswa lainnya.

Jokowi sempat protes karena khawatir pengajaran jadi khusus diberikan hanya padanya. Si pengajar lantas tertawa.

"Ini jangan ngajari saya saja," tutur Jokowi di lokasi, Sabtu (9/2).

Saat masuk proses pengenalan aroma berbagai jenis kopi, Jokowi diajari agar tidak memegang gelas. Untuk mencium baunya, dia diminta untuk membungkuk lantaran parfum dan aroma tangan akan mengganggu indra penciuman.

Usai itu, Jokowi kembali kompromi soal posisinya sebagai siswa. Lagi-lagi si pengajar memberikan pengertian sambil tertawa.

"Saya duduk sana aja apa sini," kata Jokowi.

Dia kemudian diajarkan cara menggerus kopi dengan sendok sebelum masuk sesi seduh dan mencicipi rasanya. Ini momen yang ditunggu-tunggu Jokowi.

"Ini yang paling sulit (ditolak)," katanya.

Satu persatu jenis kopi dirasa. Sampai pada Kopi Bali dengan rasa buah, Jokowi memberikan ekspresi berbeda. Seakan dia tampak menikmati hingga melayang.

Tubuhnya yang tinggi tampak melengkung ke belakang. Peserta yang hadir pun tertawa dan bertepuk tangan melihat tingkah Sang Presiden.

Setelahnya, Jokowi meminta para anak muda tidak malu belajar menjadi ahli kopi atau pun barista. Terlebih, pertumbuhan bisnis kedai kopi di dunia terbilang meningkat. Apalagi saat mencicipi rasa kopi dalam negeri yang tidak kalah enak, bahkan lebih dibanding kopi asing.

"Saya kira pertumbuhan warung kopi di dunia ini naiknya tinggi sekali, hampir 20 persen. Peluangnya tinggi sekali. Kita bisa menggunakan peluang ini untuk menjadi barista, setelah itu memiliki warung kopi sendiri, dan buka di negara-negara lainnya," kata Jokowi.

Reporter: Nanda Perdana PutraSumber: Liputan6.com

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP