Eks Komandan OPM Berikrar Setia pada NKRI: Saya Bosan Hidup di Hutan Penuh Ketakutan dan Penderitaan

"Sekarang saya sadar, jalan kekerasan tidak membawa perubahan,” ujar Yeremias.

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Eks Komandan OPM Berikrar Setia pada NKRI: Saya Bosan Hidup di Hutan Penuh Ketakutan dan Penderitaan
Eks Komandan OPM Berikrar Setia pada NKRI (Istimewa)

Setelah bertahun-tahun hidup dalam pelarian bersama kelompok separatis, Komandan Batalyon (Danyon) Ayosami dari Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap IV/Sorong, Raya Yeremias Foumair akhirnya memilih menyatakan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pengucapan ikrar setia tersebut dilaksanakan di Kampung Fuog, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya.

"Keputusan Yeremias Foumair kembali setia kepada NKRI menambah deretan eks anggota OPM yang kembali ke pangkuan negara, seiring intensifnya pendekatan persuasif dan peningkatan kesejahteraan di Papua," kata Dansatgas 501/BY Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto dalam keterangannya, Senin (19/5).

Dia menyebut, saat mengucapkan ikrar, Yeremias didampingi Kadis Pendapatan Daerah Maybrat Mellianus Saa, saudara kandung Yeremias, Cosmas Foumair, tokoh masyarakat, dan kepala kampung setempat.

Yeremias Bosan Hidup di Hutan

Saat mengucapkan sumpah setia pada NKRI, Yeremias mengungkapkan alasannya meninggalkan OPM dan kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi.

“Saya rindu bertemu istri dan anak-anak saya yang sudah hidup aman damai di kampung. Saya bosan hidup di hutan penuh ketakutan dan penderitaan. Sekarang saya sadar, jalan kekerasan tidak membawa perubahan,” ujar Yeremias.

Dansatgas 501/BY Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto mengucapkan rasa syukur atas kembalinya Yeremias ke pangkuan NKRI. Dia menegaskan, TNI hadir untuk membantu masyarakat dan mendukung pembangunan di daerah.

“Saatnya kita melakukan perubahan, dan selamat datang kepada Yeremias Foumair dan tentunya yang bersangkutan ingin hidup tenang dan damai, bisa beraktivitas dan tinggal bersama keluarga tercinta, sekali lagi terima kasih atas kesungguhan hatinya karena ingin kembali ke pangkuan NKRI,” ujarnya.

Pentingnya Pendekatan Humanis TNI ke OPM

Kadis Pendapatan Daerah Maybrat, Mellianus Saa menekankan pentingnya pendekatan humanis yang dilakukan Satgas 501/BY dalam memulihkan kepercayaan masyarakat.

“Kami memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya untuk Satgas Yonif 501/BY yang telah memanusiakan manusia, Masyarakat yang tinggal di hutan atau dusun dapat kembali ke pangkuan NKRI," ucap Mellianus.

"Satgas 501/BY ini lain dari yang lain, di mana mereka bisa melakukan pendekatan kepada saudara kita yang di hutan bisa kembali ke kampung/pangkuan NKRI, hal ini juga karena adanya kebersamaan kita dalam komunikasi yang baik,” tambahnya.

Rekomendasi