Edy: Umrah masalah pribadi, kalau mau tahu soal stroke datang ke saya
Merdeka.com - Calon Gubernur Sumut nomor urut 1, Edy Rahmayadi menanggapi dingin tuduhan negatif Ketua Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Kota Medan Ade Darmawan, yang meragukan dirinya berangkat umrah ke Tanah Suci Mekkah. Begitupun, mantan Pangkostrad ini mempertanyakan motif pihak yang selalu mengungkit masalah itu.
"Untuk apa itu, yang dipersoalkan apa? Umrah itu hak pribadi saya. Yang dia persoalkan saya stroke atau tidak, kan gitu? Kalau mau itu, silakan datang ke saya secara langsung," ungkap Edy di kediaman pribadinya di Jalan Karya Bakti, Medan, belum lama ini.
Edy sendiri mengindikasikan dia tak mau memperpanjang persoalan itu. "Kalau saya tuntut hukum, kasihan dia, masuk penjara nanti," ujarnya.
Mantan Pangkostrad itu memaklumi tindakan Ade Darmawan yang merupakan Ketua Bamusi Kota Medan. Bamusi merupakan organisasi sayap PDI Perjuangan.
Ade yang juga Ketua Ketua Bidang Organisasi Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia Sumatera Bagian Utara (Amphuri Sumbagut) beberapa hari terakhir terus mempertanyakan soal umrah Edy Rahmayadi. Dia menuding mantan Pangdam I Bukit Barisan itu tidak umrah, tetapi berobat ke Malaysia. Di media massa, dia sampai meminta Edy untuk menunjukkan visa umrah.
Ade menegaskan dia siap digugat terkait pernyataannya yang meragukan kepergian Edy Rahmayadi umrah. Bahkan, Ade bisa membuktikan mantan Pangkostrad itu tidak jujur dengan mengatakan dirinya melakukan ibadah umrah guna menutupi pemberitaan tentang dirinya yang menderita sakit stroke.
"Bersama kuasa hukum saya siap menghadapi Edy Rahmayadi jika (Edy Rahmayadi) melakukan gugatan hukum atas pernyataan terhadap dirinya yang melakukan kebohongan," kata seusai konferensi pers di Hotel Grand Inna Medan beberapa waktu lalu.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya