Dua tahanan Polres Balikpapan ditangkap, salah satunya pencetus ide
Merdeka.com - Perburuan lima tahanan kabur yang dilakukan Polres Balikpapan membuahkan hasil positif. Siang tadi, dua tahanan kembali dibekuk di kabupaten Paser. Satu orang diantaranya adalah Basri yang tak lain pencetus ide kabur dari sel Polres Balikpapan pada Kamis (26/1) pagi.
Keterangan diperoleh, tim Polres Balikpapan meringkus Basri, di sebuah rumah di kecamatan Long Ikis, Paser. Tim buru sergap yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Balikpapan AKP Kalfaris Triwijaya melakukan penyamaran sebelum menangkap Basri. Tidak dijelaskan cara penyamaran yang dilakukan AKP Kalfaris Triwijaya.
"Didapat keterangan dari 8 tahanan kabur yang berhasil ditangkap, untuk mencari tahu posisi Basri. Setelah posisinya diketahui, dilakukan pengintaian, dan Kasat Reskrim menyamar untuk kemudian melakukan penangkapan terhadap Basri, sekitar jam 12 siang tadi," kata Kabid Humas Polda Kalimantan Timur Kombes Pol Ade Yaya Suryana, saat dikonfirmasi merdeka.com, Selasa (31/1).
Ade menegaskan, Basri merupakan pelaku utama, pencetus ide kabur dari sel polisi, hingga 13 tahanan melarikan diri. "Ya, dia (Basri) otak pelarian tahanan dari sel. Apakah dia mau kabur ke Kalimantan Selatan, belum diketahui karena masih dalam pemeriksaan," ujar Ade.
Selain menangkap Basri, seorang tahanan lainnya juga berhasil ditangkap di Paser. Keduanya lantas digelandang ke Polres Balikpapan untuk menjalani pemeriksaan. "Berturut-turut ya, setelah menangkap Basri, satu lagi ditangkap. Jadi sekarang sisa 3 tahanan lagi yang masih diburu," tambah Ade.
Total 10 tahanan kabur, kini kembali meringkuk di sel Polres Balikpapan. Mereka menjalani pemeriksaan, termasuk menjelaskan proses kabur hingga membawa masuk gergaji ke dalam sel. Pemeriksaan internal Polres Balikpapan juga terus berjalan. "Nanti ya, semua akan diketahui setelah pemeriksaan rampung," demikian Ade.
Diketahui, 13 tahanan Polres Balikpapan, melarikan diri dari sel tahanan Polres, Kamis (26/1) lalu, sekira pukul 04.00 WITA. Mereka menggergaji dan membengkokan teralis lubang udara, dan menyelinap keluar sel. Kaburnya 13 tahanan, baru diketahui 1 jam kemudian oleh petugas jaga saat itu.
Lebih separuh kekuatan Polres Balikpapan, diterjunkan melakukan pencarian, dibantu Polda Kalimantan Timur. Delapan tahanan akhirnya berhasil ditangkap, selain di Balikpapan, juga ditangkap saat berada di kabupaten Kutai Kartanegara serta di kota Bontang. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya