Dua Pekan, Polrestro Depok Amankan 25 Pelaku Kejahatan

Kamis, 31 Oktober 2019 23:14 Reporter : Nur Fauziah
Dua Pekan, Polrestro Depok Amankan 25 Pelaku Kejahatan polrestro depok amankan 25 penjahat. ©2019 Merdeka.com/Nur Fauziah

Merdeka.com - Sebanyak 25 orang pelaku kejahatan diamankan jajaran Polres Metro Depok. Mereka terlibat dalam berbagai kasus kejahatan konvensional. Mulai dari kasus pencurian dengan kekerasan, kasus pencurian kendaraan bermotor, penggunaan senjata tajam dan pembunuhan.

"Dalam waktu dua pekan ini kami berhasil ungkap 17 kasus kejahatan dengan 25 orang tersangka. Antara lain pelaku kasus pencurian dengan kekerasan sebanyak satu kasus, pencurian dengan kekerasan delapan kasus pencurian kendaraan bermotor enam kasus, penggunaan senjata tajam satu kasus dan pembunuhan satu kasus," kata Kapolresta Depok, AKBP Azis Andriansyah, Kamis (31/10).

Pihaknya bahkan melakukan tindakan tegas terukur terhadap sejumlah pelaku. Pasalnya, mereka melakukan perlawanan saat hendak ditangkap.

Selain itu, Polres Depok juga masih terus mendalami keterangan para pelaku karena mereka ada yang beraksi secara kelompok dan ada yang individu.

"Mereka ini ada pemain lama dan baru. Namun kami masih tetap lakukan pendalaman para pelaku. Karena mereka mengaku baru sekali aksi, namun kami tidak percaya begitu saja karena bisa jadi mereka ini melibatkan jaringan yang lebih besar," jelas Azis.

Dari identitas yang ada, para pelaku ada yang berdomisili di Depok dan luar Depok. Namun, dia mengungkapkan, pelaku curanmor kebanyakan adalah warga luar Depok. Mereka sering aksi di Depok dengan cara mengincar tempat sepi atau lokasi parkir yang tidak dijaga petugas.

"Karena mungkin di sini parkiran liar juga cukup banyak kemudian ada beberapa kantung kantung parkir juga tidak ada penjagaan yang cukup sehingga memudahkan bagi pelaku untuk melakukan aksinya. Titik rawannya itu di area pertokoan, kampus dan sentra kegiatan masyarakat," terangnya.

Terkait kasus ranmor, rata-rata per bulan polisi menerima sekitar 10-15 laporan. Namun bulan ini pihaknya berhasil menekan angka ranmor karena melakukan tindakan tegas terukur.

"Rata-rata bisa lima sampai sepuluh laporan. Tapi akhir–akhir ini sudah mulai menurun karena kami terus lakukan tindakan tegas," tutup Azis. [fik]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini