Dua Kurir Narkoba Kejar-kejaran dengan Polisi, Sabu dan Ekstasi Terlempar

Jumat, 2 Desember 2022 19:42 Reporter : Saud Rosadi
Dua Kurir Narkoba Kejar-kejaran dengan Polisi, Sabu dan Ekstasi Terlempar ilustrasi garis polisi. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Dua kurir sabu bernama Briansyah (30) berboncengan Faisal (32), terlibat kejar-kejaran dengan polisi di jalanan kota Samarinda, Kalimantan Timur, Kamis (1/12). Briansyah tewas karena kecelakaan dan rekannya luka-luka. Polisi menyita dua kilogram sabu dari keduanya berikut 50 butir ekstasi.

"Mereka baru saja ambil paket bungkus besar di pinggir (Jalan AM Sangaji) itu," kata Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli di kantornya, Jumat (2/12).

Petugas lantas melakukan pengejaran. Saat melintas di Jalan Pangeran Suryanata, dua pelaku mengalami kecelakaan. Paket bungkus plastik besar itu pun terlempar saat dibawa M Faisal.

"Kedua pelaku berboncengan, Br (Briansyah) dan MF (M Faisal) itu mengalami kecelakaan (out of control). Begitu kita periksa bungkus plastik itu ada empat bungkus kecil di dalamnya masing-masing seberat 506 gram. Total ada 2 kg sabu dan juga ada 50 butir ekstasi," ujar Ary.

Namun nahas bagi Briansyah. Dia meregang nyawa di rumah sakit. sementara M Faisal mengalami luka-luka usai kecelakaan itu.

"Br meninggal di rumah sakit dan rekannya sedang dalam perawatan karena baru selesai operasi," Ary menjelaskan.

Diketahui, keduanya merupakan residivis kasus narkotika. Briansyah yang tewas itu baru keluar Lapas Narkotika Samarinda di 2021 lalu.

"Menjadi kurir ini adalah yang kedua kalinya mereka lakukan. Jadi, setelah ambil paket di pinggir jalan, mereka sedang menunggu instruksi berikutnya dari seseorang. Kasus ini sedang kita kembangkan lagi, meski HP keduanya hancur setelah kecelakaan itu," pungkas Ary.

Baca juga:
Dikira Sampah, Bungkus Teh Kotak di Dekat Rutan Depok Berisi Narkoba
Polisi Bekuk Dua Pria di Lombok Tengah saat Transaksi Sabu di Sawah
Gerebek Kampung Bahari, Polisi Ciduk 6 Orang, 5 Positif Narkoba
Kronologi Polisi Pengguna Narkoba di Tulungagung Dihukum Berat, Ini Alasannya
Polisi Gerebek Kampung Bahari, Warga Diduga Sindikat Narkoba Melawan dengan Petasan

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini