Dr Tirta Diperiksa Polisi Sebagai Saksi Ahli Terkait Kasus dr Louis Owien

Senin, 12 Juli 2021 13:36 Reporter : Nur Habibie
Dr Tirta Diperiksa Polisi Sebagai Saksi Ahli Terkait Kasus dr Louis Owien Dokter Tirta. ©2020 Merdeka.com/Instagram @dr.tirta

Merdeka.com - Dokter Tirta Mandira Hudi diperiksa penyidik Polda Metro Jaya terkait kasus dr. Louis Owien. Dokter Tirta diperiksa polisi untuk menjadi saksi ahli dalam kasus tersebut.

"Saya jadi saksi ahlinya," kata Tirta saat dihubungi merdeka.com, Senin (12/7).

Saksi ahli yang dimintai keterangan polisi tak hanya dokter Tirta. Pihak Kemenkes termasuk ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr Daeng M Faqih turut dimintai keterangan polisi.

"Banyak, ada saya dari Kemenkes, saya kan Tenaga Ahli Kemenkes, ada Ketua IDI Pak Daeng, ada Ketua Majelis Kehormatan Etik Kedokteran Pusat Ikatan Dokter Indonesia (MKEK IDI) Pukovisa Prawiroharjo, Guru Besar Farmakologi Prof Riyanto, Ketua IDI Jaksel, Ketua Mitigasi IDI," ujar dia.

Tirta mengaku diperiksa polisi kurang lebih enam jam. Pemeriksaan berlangsung di Mapolda Metro Jaya, Minggu (11/7) kemarin.

"Kemarin, saya dari jam 8 (malam) sampai jam 2 pagi. (Setelah penangkapan) Ya langsung, jadi Lois ditangkap, saya dipanggil, BAP. Semua saksi dipanggil, running dari malam," kata dia.

Dia mengaku sebelum diperiksa polisi sudah berencana melaporkan Louis Owein. Tirta berencana melaporkan Louis terkait pernyataannya yang sempat viral di media sosial lantaran menyebut bahwa kasus kematian Covid-19 tidak disebabkan virus melainkan efek dari interaksi obat yang dikonsumsi pasien.

"Jadi saya sempat mau melaporkan hari Senin, hari ini. Saya ngasih bukti tapi ternyata Polda malah telpon duluan. Enggak usah dilaporin dok, orang sudah di sini. Kalau siapa yang ngelaporin, kan paling kenanya ITE kan atau penyebaran hoaks berita bohong. Nah ini kenanya itu Karantina Wabah dulu, ITE nanti belakangan saja. Oh ya sudah, soalnya kan kalau ITE delik aduan, tapi kalau yang karantina bisa tipe A kan.

2 dari 2 halaman

Polisi Tangkap dr Louis Owein

Polisi menangkap dokter Louis Owien. Louis mendadak viral di sosial media lantaran menyebut bahwa kasus kematian Covid-19 tidak disebabkan oleh virus melainkan efek dari interaksi obat yang dikonsumsi pasien.

Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono menyampaikan, kasus tersebut diambil alih penanganannya oleh Mabes Polri.

"Kemarin minggu diamankan Polda Metro dan dilimpahkan ke Mabes Polri," tutur Argo saat dikonfirmasi, Senin (12/7).

Sebelumnya, Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan membenarkan adanya penangkapan tersebut.

"Iya ditangkap," tutut Ahmad saat dikonfirmasi sebelumnya.

Ahmad belum merinci terkait penangkapan dokter Louis. Dia hanya menjelaskan bahwa petugas membawa Louis ke Polda Metro Jaya.

"Yang jelas kemarin, hari Minggu jam 16.00 WIB, ditangkap sama Unit Siber Krimsus PMJ," kata Ahmad.

Dokter Louis sempat hadir dalam sebuah acara yang ditayangkan oleh salah satu stasiun tv swasta. Sempat ada pertanyaan dari host terkait kasus kematian Covid-19.

Louis berpendapat bahwa kematian para pasien terkonfirmasi Covid-19 bukan akibat virus mainkan interaksi obat yang diminum selama penanganan medis. [gil]

Baca juga:
Polisi Tangkap Dokter Lois
Kasus Dokter Louis Owien Ditangani Mabes Polri
Sekjen PDIP Dukung Vaksin Berbayar, Tapi yang Gratis Harus Tetap Ada
RSUD Wangaya Bali Penuh, Pelayanan IGD Terpaksa Pakai Sistem Buka Tutup
Kasus Covid-19 Meningkat, Ruang Perawatan di RSUD Daya Makassar Hampir 80 Persen

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini