DPR Ingatkan Pemerintah Siapkan Pasokan Pangan Jelang Ramadan

Rabu, 5 Februari 2020 21:04 Reporter : Randy Ferdi Firdaus
DPR Ingatkan Pemerintah Siapkan Pasokan Pangan Jelang Ramadan Peluncuran Operasi Pasar di Pasar Induk Cipinang. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S. Nugroho

Merdeka.com - Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi PDIP Deddy Yevri Sitorus mengingatkan kepada pemerintah untuk menjamin stok pangan dalam menyambut bulan Ramadan 2020. Dalam hal ini Kemendag, diingatkan segera menyampaikan rencana menjaga ketersediaan bahan pangan tersebut.

Deddy mengatakan, hingga saat ini belum ada informasi terkait antisipasi ketersediaan stok pangan menghadapi Ramadan yang semakin dekat, yakni April 2020.

"Kami belum mendengar adanya persiapan untuk memastikan ketersediaan pangan yang penting menghadapi Ramadan. Kabarnya karena sampai saat ini belum ada permintaan atau rekomendasi dari Kementerian Pertanian tentang stok pangan Ramadan," kata Deddy.

1 dari 1 halaman

Anggota Fraksi PDI Perjuangan itu menyampaikan, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto dan Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga seharusnya dapat berbagi tugas untuk konsolidasi di internal Kemendag serta koordinasi dengan kementerian/lembaga dan mitra kerja lainnya.

Untuk kebutuhan mendesak, kata Deddy, konsolidasi itu harus berjalan baik dengan Kementan dan Bulog untuk menjaga kebutuhan pangan saat Ramadan.

"Harusnya Mendag dan Wamendag ini kan bersinergi, saling menguatkan kinerja, berkonsolidasi dengan para stakeholder untuk mengendalikan stok dan harga pangan. Jangan sampai orang menganggap Mendag dan Wamendag tidak harmonis," ujar Deddy.

Politisi PDI Perjuangan itu melanjutkan, hingga saat ini Kemendag belum menyampaikan rencana pelaksanaan program kerjanya, khususnya dalam rangka menyambut Ramadan.

Padahal, kata Deddy, ada beberapa keluhan terhadap Kemendag, yang disampaikan pemerintah daerah kepada DPR. Di antaranya adalah program revitalisasi pasar desa yang kebutuhannya cukup mendesak dipenuhi untuk menyambut Ramadan, juga harga-harga yang perlahan mulai merangkak naik.

"Program kerja belum ada yang jalan secara efektif. Padahal ini penting untuk menghindari kegaduhan terkait pasokan kebutuhan pangan selama Ramadan nanti," ungkap Deddy. [rnd]

Baca juga:
Corona Merebak, Harga Bawang Putih di Medan Jadi Melambung
Harga Barang-Barang ini Naik Imbas Virus Corona
Virus Corona Buat Harga Bawang Putih Impor Asal China Naik Dua Kali Lipat
Nasib Ekonomi RI Usai Impor Hingga Penerbangan dari China Dihentikan
Harga Jeruk Sunkist Impor Meroket Terdampak Virus Corona
Impor dari China Dihentikan, Harga Bawang Putih di Solo Meroket

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini