Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

DPR gencarkan lobi di IPU agar dukung Indonesia jadi DK PBB

DPR gencarkan lobi di IPU agar dukung Indonesia jadi DK PBB Bamsoet di Jenewa. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - DPR RI memanfaatkan forum The Inter-Parliamentary Union (IPU) 138th Assembly di Jenewa Swiss untuk mengkampanyekan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2019-2020.

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo yang memimpin delegasi parlemen Indonesia, melakukan beberapa pertemuan bilateral dengan wakil parlemen negara lain di sela-sela forum resmi sidang IPU ke-138 demikian siaran pers DPR RI yang diterima di Jakarta, Minggu (25/3).

Pertemuan bilateral yang dilakukan antara lain dengan Argentina, Turki, Vietnam, Sudan, serta Delegasi Asean+3, pada hari pertama sidang IPU, Sabtu (24/3) waktu setempat, untuk melobi agar negara-negara anggota IPU memberikan dukungan kepada Indonesia menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB tahun 2019-2020.

Delegasi Parlemen Indonesia dipimpin Bambang Soesatyo serta anggotanya Fadli Zon, Fahri Hamzah, Nurhayati Ali Assegaf, Bara Hasibuan, Budisatrio Djiwandono, Ahmad Sahroni, Muhammad Misbakhun, Agun Gunanjar Sudarsa, dan Johnny G Plate.

Pada pertemuan dengan Ketua Parlemen Vietnam Nguyen Thi Kim Nga, Bambang menyampaikan harapannya agar salah satu anggota ASEAN itu dapat bekerja sama dengan Indonesia dalam pemberantasan 'illegal fishing'.

Bambang dan Nguyen Thi Kim Nga juga bicara peningkatan target nilai perdagangan Indonesia-Vietnam dari 5 miliar dolar AS pada 2015 menjadi 10 miliar dolar AS pada 2018, melalui kerja sama di bidang otomotif.

Pada pertemuan dengan Ketua Parlemen Turki Ismail Kahraman, Bambang berharap Turki dan Indonesia terus bekerja sama dalam mengatasi krisis Rohingya, khususnya di forum Organisasi Konferensi Islam (OKI).

Kahraman, kata dia, menyambut baik ajakan Indonesia dan berharap saling bersinergi dalam memperjuangkan hak-hak kemanusiaan seperti yang terjadi di Palestina dan Rohingya.

"Ada sekitar 1,7 miliar penduduk muslim di seluruh dunia, dan sekitar 200 juta di antaranya ada di Indonesia," kata Bambang.

Sidang IPU ke-138 dihadiri sebanyak 1.539 peserta dari 146 negara. Delegasi dari 29 negara di antaranya dipimpin langsung oleh ketua parlemennya.

Bamsoet, panggilan Bambang Soesatyo, berharap melalui pertemuan bilateral dengan sejumlah negara tersebut, negara-negara anggota IPU dapat memberikan dukungan terhadap pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap di DK PBB.

"Jika Indonesia menjadi anggota tidak tetap DK PBB, maka dapat memaksimalkan peran dan kontribusinya dalam menciptakan perdamaian dunia, termasuk di ASEAN," katanya.

Pada pertemuan dengan, Delegasi Parlemen Argentina yang dipimpin Federico Pinedo, Bambang menegaskan komitmen Indonesia untuk mendorong negera-negara di Amerika Latin dapat mengakses Treaty Amity and Cooperation (TAC) ASEAN.

Pada saat bertemu Delegasi Parlemen Myanmar, membahas soal penanggulangan terorisme, kejahatan kemanusiaan, dan pengungsi Rohingya di Bangladesh.

"Parlemen Indonesia terus mendesak Pemerintah Myanmar untuk menciptakan stabilitas dan menghentikan kekerasan di Rakhine," kata Bambang.

(mdk/ded)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP