Doni Monardo Ibaratkan APD Seperti Peluru Kendali dalam Perang Melawan Corona

Senin, 6 April 2020 18:58 Reporter : Wilfridus Setu Embu
Doni Monardo Ibaratkan APD Seperti Peluru Kendali dalam Perang Melawan Corona RS Pertamina Jaya. ©2020 Merdeka.com/Iqbal Nugroho

Merdeka.com - Indonesia dan sejumlah negara lain mengalami persoalan minimnya Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga medis yang berjuang melawan Virus Corona atau Covid-19. Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo‎ mengatakan, saat ini APD merupakan barang sangat strategis.

Dia mengibaratkan APD sebagai senjata pamungkas dalam sebuah peperangan. Senjata ini dibutuhkan banyak negara.

"Masalah APD ini sekali lagi bukan hanya masalah domestik kita. AS mem-by pass satu rangkaian pesawat, mengambil alih dari satu negara yang mana negara itu sudah menjadi pemilik dari APD ternyata juga tidak bisa. Nilai APD hari ini, mungkin kalau saya katakan, seperti peluru kendali. Betapa strategisnya (APD)," kata Doni, dalam rapat virtual dengan Komisi VIII, Senin (6/4).

Menurut Doni, Indonesia layak bersyukur. Sebab beberapa pekan lalu Bea Cukai berhasil membatalkan ekspor APD ke Korea Selatan. Jika tidak, Indonesia juga akan makin kekurangan APD.

"Pada dua minggu yang lalu kita berhasil membatalkan ekspor sebanyak 205.000 ke Korsel. Ini berkat jasa teman-teman bea cukai. Kalau waktu itu tidak ada anggota bea cukai yang membatalkan, maka kita tidak punya apa-apa," tegas dia.

Indonesia sesungguhnya memiliki daya industri tekstil yang mampu memproduksi APD. Ada lebih dari 20 industri tekstil yang bisa membuat APD. Sayangnya, bahan bakunya berasal dari negara yang memesan. Karena itu, upaya menemukan bahan baku lokal untuk pembuatan APD terus dilakukan.

"Kita tak ubahnya sebagai penjahit. maka hari ini kami optimis setelah tim gabungan, para pakar, peneliti dari berbagai perguruan tinggi berkunjung ke BNPB bersama tim gugus, ada sebuah harapan baru, ada matahari baru, bahwa kita bisa produksi APD dengan bahan baku lokal," ungkapnya.

"Maka saya katakan tadi, seandainya kita bisa penuhi kebutuhan domestik, insya Allah kita bisa bantu orang lain," ucap Doni. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini