DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Barat Dominasi Angkat Besi Popnas dan Peparpenas 2025

Tiga provinsi besar di Pulau Jawa, DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Barat, menunjukkan dominasi luar biasa dalam perolehan medali cabor Angkat Besi Popnas dan Peparpenas 2025.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Barat Dominasi Angkat Besi Popnas dan Peparpenas 2025
Provinsi Lampung menunjukkan performa impresif dengan melesat enam peringkat di Popnas dan Peparpenas 2025, kini menduduki posisi keenam berkat perolehan lima medali emas. (AntaraNews)

Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XVII dan Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (Peparpenas) XI Jakarta 2025 telah menunjukkan persaingan ketat di berbagai cabang olahraga. Tiga provinsi, yakni DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Barat, berhasil mendominasi perolehan medali emas. Mereka menunjukkan performa luar biasa dalam cabang olahraga angkat besi yang berlangsung di ibu kota.

Dominasi ini terlihat jelas dari laporan hasil pertandingan resmi yang dirilis pada Sabtu, 8 November 2025. DKI Jakarta memimpin dengan enam emas, empat perak, dan tiga perunggu. Sementara itu, Jawa Tengah juga meraih enam emas, disusul Jawa Barat dengan lima emas.

Ajang olahraga pelajar nasional ini menjadi panggung bagi para atlet muda untuk menunjukkan bakatnya. Sebanyak 22 kontingen berpartisipasi dalam cabor angkat besi. Mereka memperebutkan medali di berbagai kelas berat putra dan putri.

Rincian Perolehan Medali Angkat Besi

Cabang olahraga angkat besi pada Popnas XVII dan Peparpenas XI Jakarta 2025 menjadi sorotan utama. DKI Jakarta tampil sangat perkasa dengan mengamankan total enam medali emas. Mereka juga berhasil meraih empat perak dan tiga perunggu, menunjukkan konsistensi performa atletnya.

Tidak kalah cemerlang, Jawa Tengah juga berhasil membawa pulang enam medali emas dari ajang ini. Provinsi tersebut melengkapi koleksinya dengan dua perak dan dua perunggu. Sementara itu, Jawa Barat menempati posisi ketiga dengan lima medali emas, lima perak, dan lima perunggu.

Selain ketiga provinsi tersebut, beberapa daerah lain juga menunjukkan potensi dalam ajang angkat besi ini. Kalimantan Timur, Riau, Papua, dan Lampung masing-masing berhasil meraih dua medali emas. Provinsi seperti Banten, Aceh, dan Kalimantan Selatan juga turut menyumbangkan satu medali emas.

Cabor angkat besi ini diikuti oleh 22 kontingen dari berbagai provinsi di Indonesia. Pertandingan berlangsung sengit dengan memperebutkan medali di 14 nomor berbeda. Nomor-nomor tersebut meliputi kelas +88 kilogram (kg) putra, 56 kg putra, 60 kg putra, 65 kg putra, 71 kg putra, 79 kg putra, 88 kg putra, serta kelas +69 kg putri, 44 kg putri, 48 kg putri, 53 kg putri, 58 kg putri, 63 kg putri, dan 69 kg putri.

Popnas dan Peparpenas: Ajang Talenta Olahraga Pelajar

Popnas XVII dan Peparpenas XI Jakarta 2025 merupakan perhelatan akbar bagi pelajar di seluruh Indonesia. Acara ini berlangsung dari tanggal 1 hingga 10 November 2025 di Jakarta. Sebanyak 5.783 atlet muda berpartisipasi, terdiri dari 5.175 atlet Popnas dan 608 atlet Peparpenas.

Popnas mempertandingkan 344 nomor dari 23 cabang olahraga yang berbeda. Sementara itu, Peparpenas fokus pada empat cabang olahraga dengan 125 nomor pertandingan. Keberagaman ini memberikan kesempatan luas bagi atlet pelajar untuk berkompetisi dan mengukir prestasi.

Seluruh pertandingan diselenggarakan di 30 arena berstandar nasional dan internasional. Lokasi-lokasi ini tersebar di empat kota administrasi DKI Jakarta. Fasilitas yang memadai mendukung kelancaran dan kualitas kompetisi yang tinggi, memastikan para atlet dapat bertanding secara optimal.

Hingga hari kedelapan, total medali yang telah diperebutkan mencapai angka yang signifikan. Sebanyak 250 medali emas, 250 medali perak, dan 335 medali perunggu telah diberikan kepada para pemenang. Angka ini menunjukkan intensitas persaingan dan semangat juang para atlet dalam meraih puncak prestasi.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi