Djarot minta papan reklame yang terpasang di semua JPO diaudit

Djarot minta papan reklame yang terpasang di JPO diaudit. Kesalahan konstruksi pemasangan papan iklan dituding menjadi penyebab ambruknya jembatan penyeberangan orang (JPO) di Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Papan tersebut yang terjatuh terlebih dahulu akibat diterpa angin kencang dan menyebabkan JPO roboh.

Raynaldo Ghiffari Lubabah
Djarot minta papan reklame yang terpasang di semua JPO diaudit
JPO Pasar Minggu roboh. ©twitter.com/TMCPoldaMetro

Kesalahan konstruksi pemasangan papan iklan dituding menjadi penyebab ambruknya jembatan penyeberangan orang (JPO) di Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Papan tersebut yang terjatuh terlebih dahulu akibat diterpa angin kencang dan menyebabkan JPO roboh.Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meminta Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta untuk mengaudit dan mengevaluasi kondisi semua JPO yang ada di Jakarta. Terutama, katanya, JPO yang dipasangi papan reklame."Makanya ini musim penghujan ini kan anomali ya, karena anomali maka semua JPO akan diaudit diperiksa. JPO yang ditempeli papan reklame itu loh. Ratusan kali ya. Berapa? 307 itu berapa yang ada papan reklamenya berapa yang tidak," kata Djarot di lokasi, Sabtu (24/9).Selain ke Dishub, Djarot juga akan berkomunikasi Dinas Pajak DKI untuk mengecek kepemilikan dan status pajak papan reklame tersebut. Sebab, dugaan sementara beban papan reklame yang berat ditambah angin kencang disebut menjadi penyebab bagian atap JPO rubuh."Kita tengarai beban reklamenya terlalu berat. Saya minta data pada dinas pajak siapa pemilik space dari reklame itu. Karena ini ada dugaan itu kosong belum terisi itu apakah dia sudah membayar pajak atau begitu saja dibiarkan kosong," tegasnya.Pihaknya juga akan membantu korban yang meninggal dengan mengantarkannya ke rumah duka. Bagi korban luka, lanjut Djarot, Pemprov DKI akan membantu biaya pengobatan."Tapi saya bilang Pak wali kota Jakarta Selatan kita akan bantu yang wafat, untuk sampai ke tempat rumah duka. Kita pastikan karena, seperti yang luka-luka kita rawat ya dengan baik," terang mantan Wali Kota Blitar ini.

Rekomendasi