Djarot mengaku senang copot birokrat lambat
Merdeka.com - Gaya Basuki T Purnama mencopot para pejabat di DKI kerap menuai kritik. Namun cara itu dianggap terbaik untuk meningkatkan kinerja para birokrat.
Calon wakil gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat, mengatakan untuk promosi, sanksi dan lain-lain memiliki ukuran jelas. Hal ini dilakukan agar pelayanan ke warga cepat bebas dari Pungli.
"Kalau lambat eksekusi kebijakan dengan menyesal dan dengan senang hati kami ganti. Untuk pergantian dengan cara lelang terbuka," katanya saat debat terbuka calon gubernur dan wakil gubernur DKI di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (27/1).
Sementara itu, Ahok menjelaskan soal pembelian bus berjumlah 77 tetapi tidak impor. Dia juga menceritakan soal penanganan macet yang juga berdampak pada warga warga Tangerang, Depok dan Bekasi.
Ahok juga mengatakan proyek MRT dan jalan berbayar ERP diharapkan bisa menjadi solusi menekan angka kemacetan. (mdk/did)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya