Ditodong pakai keris, uang Rp 155 juta pensiunan Pusri dibawa rampok
Merdeka.com - Baru saja mencairkan uang di bank, seorang pensiunan PT Pusri Palembang, Amir Hamzah, dirampok kawanan pelaku di depan rumahnya. Alhasil, uang sebesar Rp 155 juta dan emas sebesar 20 gram raib dibawa kabur pelaku.
Peristiwa itu terjadi saat korban dan istrinya yang mengendarai mobil Terios baru saja tiba di rumahnya di Jalan Wirajaya II, Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, Rabu (31/5) siang. Korban pun meminta istrinya membuka pagar untuk memasukkan mobilnya.
Begitu istrinya keluar, korban didatangi dua pelaku yang langsung menodongkan keris sambil meminta menyerahkan tas di sampingnya. Takut dibunuh, korban memberikan tas berisi uang sebesar Rp 155 juta, emas 20 gram, handphone, dan berkas berharga lain.
Korban Amir Hamzah mengaku tidak begitu mengingat wajah kedua pelaku karena kejadiannya begitu cepat. Keduanya membawa sepeda motor yang diduga sudah mengikuti sejak di bank.
"Kemungkinan sudah diintai dan diikuti. Karena saya habis cairkan duit di bank," ungkap Amir, Rabu (31/5).
Dikatakannya, uang yang dirampok semestinya digunakan untuk membeli tanah. "Apa boleh buat, ini sudah jadi musibah kami," kata dia.
Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara mengatakan, kasus ini telah diselidiki tim usia melakukan olah TKP. "Masih diburu, tapi berdasarkan keterangan korban pelakunya dua orang," pungkasnya.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya