Dipolisikan Terkait Cuitan Penusukkan Wiranto, Hanum Rais Ogah Komentar

Rabu, 16 Oktober 2019 18:55 Reporter : Purnomo Edi
Dipolisikan Terkait Cuitan Penusukkan Wiranto, Hanum Rais Ogah Komentar Hanum Rais. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Anggota DPRD DIY dari PAN, Hanum Salsabiela Rais enggan mengomentari mengenai pelaporan dirinya atas cuitan di akun Twitternya terkait kasus penusukkan Menko Polhukam Wiranto. Ditemui di Kantor DPRD DIY, putri Amien Rais ini menyebut tak tepat jika dirinya mengomentari kasus yang menimpanya.

"Saya sekarang berdiri di depan gedung DPRD. Saya menghargai ini (kantor DPRD DIY) adalah rumah rakyat, rumah kedewanan. Isu-isu kedewanan yang saya jawab. Tidak etis kiranya saya menjawab hal tersebut di DPRD. Jadi nanti itu," ujar Hanum Rais, Rabu (16/10).

Terkait kasusnya, Hanum Rais mengaku menghargai proses hukum atas kasusnya. Hanum Rais juga menghargai pelaporan atas dirinya. Hanum Rais menilai adalah hak seseorang untuk melaporkan dirinya ke polisi.

"Ya intinya begini, silakan mas-mas semua sudah melihat bahwa sudah diproses. Saya menghargai hak yang melaporkan dan saya ingin anda menghargai bahwa saya harus karena berada di dewan saya harus berbicara isu-isu kedewanan," papar Hanum Rais.

Hanum Rais pun mengajak semua pihak untuk cooling down terlebih dahulu karena menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI.

"Tolong hargai bahwa saat ini masanya kita cooling down dulu. Sudah mau pelantikan Presiden. Ayo kita jaga dulu cooling down. Stay away from negative issue. Jadi kita biar bisa lebih move on. Dan kita move on dengan isu kerakyatan. Kekeringan di mana-mana dan kita baru juga membicarakan isu-isu bagaimana masyarakat lanjut usia dijadikan prioritas untuk pembicaraan di kedewanan," katanya. [eko]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini