Diperiksa 3 Jam, Publik Figur IS Bantah Kenal Muncikari Soni Dewangga

Kamis, 14 November 2019 22:36 Reporter : Erwin Yohanes
Diperiksa 3 Jam, Publik Figur IS Bantah Kenal Muncikari Soni Dewangga Polda Jatim Periksa Publik Figur Terkait Prostitusi Online. ©2019 Merdeka.com/Erwin Yohanes

Merdeka.com - Seorang publik figur berinisial IS diperiksa polisi terkait dengan kasus prostitusi online yang menjerat muncikari bernama Soni Dewangga. Namun, dalam kasus ini IS membantah mengenal sosok Soni Dewangga.

Usai diperiksa selama kurang lebih tiga jam lamanya, IS yang mengenakan masker dan topi ini, tak mau banyak berkomentar. Ia juga berkelit dengan mengaku tak mengenal sosok Soni Dewangga.

Ia beralasan, hanya mengetahui Soni melalui media sosial saja. Ia pun menegaskan tak pernah berteman dengan Soni.

"Saya hanya tahu saja Soni Dewangga, tapi tidak kenal. Tidak (berteman), cuma hanya tahu lewat sosmed aja," katanya.

Dikonfirmasi apakah pernah menjalin komunikasi dengan Soni atau bahkan pernah ditawari masuk dalam jaringan prostitusi, IS langsung membantahnya.

"Kan sudah saya bilang tidak kenal. Hanya tahu aja ndak pernah kenal juga, udah itu saja," katanya mengakhiri pembicaraan.

Sebelumnya, Polda Jatim mengklaim telah menemukan dugaan adanya 100 talent atau publik figur lain yang terlibat dalam jaringan prostitusi daring (online) di bawah kendali muncikari Soni Dewangga.

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan, nama-nama itu didapatkan penyidiknya dari serangkaian pemeriksaan terhadap muncikari Soni Dewangga, dan juga proses digital forensik.

"S sudah diperiksa dan menyebutkan beberapa tallent yang dia punya. Kemudian, hasil pengecekan digital sementara apa yang kami sampaikan kemarin bahwa ada keterkaitan betul ada dari seratus talent," kata Luki, di Mapolda Jatim, Jumat (1/11).

Bahkan, dari 100 talent tersebut, 42 orang di antaranya merupakan nama lama yang sebelumnya masuk dalam kasus prostitusi online kasus VA, dan kini berpindah ke jaringan Soni Dewangga.

Kasus ini bermula saat Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim mengklaim telah mengamankan tiga orang yang terlibat dugaan praktik prostitusi online, di Kota Batu, Jawa Timur, pada Jumat (25/10).

Mereka yang diamankan yakni antara lain, publik figur berinisial PA sebagai penyedia jasa prostitusi, YW penyewa jasa prostitusi, dan JL perantara atau muncikari.

Kemudian pada Rabu (30/10) polisi juga berhasil meringkus S, yang disebut-sebut sebagai otak jaringan prostitusi online. JL dan S kini telah ditetapkan tersangka. Sementara PA dan YW telah dibebaskan lantaran masih berstatus sebagai saksi. [gil]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini