Dinas Pendidikan Sergai ancam mutasi guru SD yang hukum murid jilati WC

Rabu, 14 Maret 2018 16:59 Reporter : Yan Muhardiansyah
Dinas Pendidikan Sergai ancam mutasi guru SD yang hukum murid jilati WC Dinas pendidikan Sergei. ©2018 Merdeka.com/Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Dinas Pendidikan Serdang Bedagai (Sergai) mengakui menerima informasi adanya guru menghukum muridnya menjilati WC. Pihak Dinas Pendidikan pun menyiapkan sanksi tegas kepada sang guru.

"Memang benar ada seorang guru kita yang memberikan hukuman yang tidak layak kepada siswa. Memang siswa ini tidak menjalankan apa yang diminta gurunya. (Lalu) dibuatlah hukuman yang di luar kemanusiaan," kata Joni Walker Manik, Kepala Dinas Pendidikan Sergai, kepada wartawan, Rabu (14/3).

Dia mengatakan, Dinas Pendidikan sudah mempelajari apa yang telah dilakukan guru RM di SD Negeri 104302 Desa Cempedak Lobang, Sei Rampah, Sergai, itu. Pihak Dinas Pendidikan juga mempersiapkan sanksi untuk pelanggaran yang dilakukannya.

"Akan kita buat hukuman, apakah itu mutasi atau hal-hal yang lain. Kita tidak tolerir hal-hal sepeti itu," ucap Joni.

Dinas Pendidikan Sergai juga akan terus memantau perilaku guru lain. Mereka akan membina pribadi yang tidak mencerminkan seorang guru.

"Kita akan bina," ujarnya.

Sementara untuk siswa MBP yang dihukum menjilati WC akan diberi motivasi. Dia didorong agar tetap semangat belajar.

Utusan Dinas Pendidikan Sergai sudah turun ke Desa Cempedak Lobang. "Diknas memberikan ketenangan. Kita turunkan Korwil Sei Rampah, Pengawas, Kabid SD sudah sampai sana," kata Joni.

Seperti diberitakan, seorang siswa di SD Negeri 104302 Desa Cempedak Lobang, Sei Rampah, diberi sanksi melampaui batas. Guru RM menghukum murid kelas IV itu menjilati WC sebanyak 12 kali hanya karena membawa tanah subur atau kompos untuk tanaman bunga di sekolah, Jumat (9/3). [gil]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini