Din Syamsuddin: Korupsi Bansos Pengkhianatan Terhadap Rakyat!

Senin, 7 Desember 2020 00:00 Reporter : Ahda Bayhaqi
Din Syamsuddin: Korupsi Bansos Pengkhianatan Terhadap Rakyat! Din Syamsuddin. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Din Syamsuddin menilai korupsi bantuan sosial oleh Menteri Sosial Juliari Batubara adalah bentuk pengkhianatan besar terhadap rakyat di tengah pandemi Covid-19.

"Adalah pengkhianatan besar terhadap rakyat, kala rakyat menderita karena Covid-19, justru dana bantuan sosial yang menjadi hak rakyat dikorupsi pejabat," ujar Din dalam keterangannya, Minggu (6/12).

Din mengatakan, revolusi mental yang didengungkan Presiden Joko Widodo telah gagal. Sebab dua menteri terjerat kasus korupsi.

"Hal itu membuktikan bahwa Revolusi Mental yang didengung-dengungkan telah gagal, karena korupsi masih merajalela di tubuh Pemerintah," kata dia.

Menyoroti korupsi bansos ini, Din menilai pemerintah seakan tidak sungguh-sungguh menanggulangi pandemi Covid-19. Ia mencurigai dua kasus korupsi menteri periode kedua Jokowi ini hanya puncak gunung es.

"Inilah yang KAMI kritisi selama ini bahwa Pemerintah tidak bersungguh-sungguh menanggulangi Pandemi. Patut dicurigai kasus dua menteri hanyalah puncak gunung es korupsi di negeri ini," kata dia.

Lebih lanjut, Din kembali mengingatkan potensi penyelewengan dana untuk penanggulangan Covid-19. Karena Perppu yang menjadi UU No.2 Tahun 2020 memberi kewenangan pemerintah untuk menyusun anggaran, bahkan imunitas kepada pejabat tertentu di bidang keuangan

"Ini suatu pelanggaran terhadap Konstitusi dan pembukaan peluang bagi korupsi. Alih-alih menyelamatkan rakyat dari pandemi, tapi uang rakyat dikorupsi," kata dia.

"KAMI menuntut Presiden Joko Widodo untuk serius memberantas korupsi. Jangan suka berjanji tapi tidak mampu memberi bukti," pungkas Din. [did]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini