Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dihukum tak buat PR, seorang siswi SMP di Majalengka tewas

Dihukum tak buat PR, seorang siswi SMP di Majalengka tewas Ilustrasi mayat. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Nasib tragis dialami Lintang (13), siswi SMP Negeri I Palasah Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, meregang nyawa setelah mendapatkan hukuman dari gurunya yakni W, gara-gara tidak mengerjakan Pekerjaan Rumah (PR).

Peristiwa itu terjadi Kamis (5/2) kemarin sekitar pukul 08.00 WIB. Gadis asal Desa Karamat, Kecamatan Palasah ini tidak bisa menunjukkan PR Bahasa Indonesia nya kepada W.

Akhirnya korban diharuskan menjalani hukuman berlari mengelilingi lapangan basket. Tapi sanksi itu bukan hanya terjadi kepada Lintang, melainkan ke beberapa peserta didik yang tengah mendapatkan hukuman sama.

Ganjaran hukuman lari itu diberikan W, 10 keliling untuk murid wanita. Adapun pria 15 keliling lapangan.

"Pada saat disuruh lari 10 keliling, tapi ketika menjalani hukuman dua keliling badan korban ambruk," kata Kapolres Majalengka AKBP Suyudi ario Seto, saat dihubungi merdeka.com, Jumat (6/2).

Korban yang ambruk seketika langsung tidak sadarkan diri. Akhirnya Lintang dilarikan ke Puskesmas terdekat sekolah dengan cara diangkut. "Nyawanya masih ada (ketika diangkat)," terangnya.

Di Puskesmas Waringin, tim medis langsung melakukan pertolongan untuk segera menyadarkan korban. Tapi upaya itu tidak berbuah hasil. Kondisinya kian melemah hingga akhirnya, nyawa gadis itu tak dapat tertolong.

"Tidak dapat tertolong. Sebenarnya si anak ini memang kondisinya lemah," jelasnya.

(mdk/hhw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP