Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Diguyur hujan deras, debit air Sungai Serayu Banyumas naik

Diguyur hujan deras, debit air Sungai Serayu Banyumas naik Debit air meinggi di Sungai Serayu Banyumas. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Hujan deras yang mengguyur wilayah empat kabupaten di wilayah bekas Karesidenan Banyumas, Jawa Tengah membuat debit air Sungai Serayu meningkat. Peningkatan tersebut terpantau tim Balai Pengelola Sumber Daya Air (BPSDA) Serayu-Citanduy sejak Selasa (7/6) sore.

Kepala Seksi Operasional dan Perawatan BPSDA Serayu-Citanduy, Arief Sugiarto mengemukakan pada Rabu (8/6) pagi, terpantau ketinggian debit air sungai Serayu meninggi.

"Kondisi ini memaksa kami untuk membuka delapan pintu air yang ada di Bendung Gerak Serayu, Rawalo," katanya, Rabu (8/6).

Dari beberapa informasi yang ia terima, kenaikan debit air di sungai terbesar yang ada di Banyumas tersebut, terjadi sejak pukul 03.00 Wib.

Saat itu, kata Arief, debit air meningkat menjadi 1.037 meter kubik per detik. Padahal, dalam kondisi normal debit air Sungai Serayu hanya kisaran 500-600 meter kubik per detik.

"Kemudian peningkatan terjadi lagi sekitar pukul 05.00 Wib menjadi 1.639 meter kubik per detik. Puncaknya, tadi pagi sekitar pukul 07.00 Wib, kembali naik menjadi 1.783 meter kubik per detik," ujarnya.

Menurut catatannya, kenaikan tersebut lebih tinggi dibanding yang terjadi di sekitar akhir tahun 2014. Saat itu, ujarnya, ketinggian debit air Sungai Serayu mencapai 1.690 meter kubik per detik.

"Hingga saat ini, kami terus memonitor perkembangan di pintu air Bendung Gerak Serayu yang sudah dibuka semuanya. Monitoring dilakukan untuk melihat tren kenaikan," ucapnya. (mdk/rhm)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP