Aparat kepolisian menggerebek salah satu unit di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan. 13 Orang dibekuk, enam di antaranya bertindak sebagai panitia.Saat dilakukan penggerebekan, beberapa di antaranya sedang bermain kartu. Di mana pihak yang kalah wajib melepas pakaiannya."Informasi yang main kartu kalau kalah buka baju atau kaos," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono saat dikonfirmasi merdeka.com, Minggu (27/11).Argo menambahkan, penggerebekan dilakukan atas informasi yang disampaikan aktivis dari Front Pembela Islam. Belasan pria yang berada di dalam kamar tersebut langsung digelandang ke Mapolsek Pancoran."Ditemukan telanjang dada, sedang diamankan di Polsek Pancoran, ada 13 orang. Tapi ada di kamar ada 7 orang. Enam Panitia, tujuh peserta di situ," jelas Argo.Sebelumnya, aparat Kepolisian Polsek Pancoran bersama Front Pembela Islam (FPI) menggerebek Komunitas gay di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, Sabtu (26/11) malam. Sebanyak 13 orang pria diamankan dalam penggerebekan itu.Informasi dari kepolisian, Minggu (27/11), terbongkarnya kasus tersebut berawal dari informasi anggota FPI lalu lapor Polsek Pancoran. Dari lokasi polisi menemukan sejumlah barang bukti.Polisi juga mengamankan 17 handphone berbagai merek, kondom dua bungkus, obat ARV (HIV) dan kertas undian permainan. Penyelenggara acara terlarang ini berinisial D, I, B, MF, dan KI.Dari hasil pemeriksaan sementara kelompok ini memiliki Big X Family. Saat ini polisi masih mengembangkan kasus tersebut karena disinyalir masih banyak anggota dari kelompok tersebut.
Digerebek di Kalibata City, kelompok gay main kartu sampai telanjang
Digerebek di Kalibata City, kelompok gay main kartu sampai telanjang. Aparat kepolisian menggerebek salah satu unit di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan. 13 Orang dibekuk, enam di antaranya bertindak sebagai panitia. Beberapa di antaranya sedang bermain kartu. Di mana pihak yang kalah wajib melepas pakaiannya.
Advertisement
Rekomendasi