Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Diduga tersambar petir, Supiatun tewas di sawah

Diduga tersambar petir, Supiatun tewas di sawah Ilustrasi jenazah korban. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Supiatun (53), warga Dusun Jiyu, Desa Wiyu, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, ditemukan tak bernyawa di tengah sawah. Dia ditemukan dengan kondisi tubuh gosong. Diduga nenek ini tewas setelah tersambar petir saat membersihkan rumput di sawah, Jumat (17/3).

Supiatun ditemukan sekitar pukul 13.00 WIB di sawah milik H. Jaiz oleh Adi (45). Saat ditemukan, Supiatun dalam kondisi tertelungkup di sawah dengan kondisi tubuh dan mukanya gosong.

"Setelah hujan reda, saya mau mencari rumput untuk pakan ternak saya, waktu jalan di pinggir sawah, kaget kok ada orang tertelungkup. Takut ada apa apa, saya beritahu warga yang lain," kata Adi.

Warga langsung melaporkan kejadian itu ke perangkat Desa dan polisi. Bersama sama warga, polisi langsung mengecek ke lokasi kejadian.

"Dari keterangan saksi saksi di lapangan, diduga korban tersambar petir. Sebelumnya ada beberapa warga yang tahu, korban membersihkan rumput di sawah saat hujan deras. Waktu itu disertai petir," kata Kasubag Humas Polres Mojokerto, Sutarto, Jumat (17/3).

Sutarto menuturkan, beberapa barang bukti seperti caping yang rusak, sabit (celurit) yang dipakai korban membersihkan rumput, sudah diamankan.

"Beberapa barang bukti sudah diamankan, sementara jenazah dilakukan visum di lokasi kejadian dan langsung dibawa ke rumah duka atas permintaan keluarganya," ucap Sutarto. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP